Aktivis 98 Atma Jaya Dukung Ansor Cegah Disintegrasi Bangsa

Kamis, 08 November 2018 - 23:52 WIB
Aktivis 98 Atma Jaya...
Aktivis 98 Atma Jaya Dukung Ansor Cegah Disintegrasi Bangsa
A A A
JAKARTA - Konsistensi Gerakan Pemuda (GP) Ansor dalam menjaga komitmen kebangsaan terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dukungan antara lain disampaikan langsung mantan aktivis mahasiswa ’98 Universitas Atma Jaya Jakarta yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Alumni dan Mahasiswa Semanggi (KAMSI).

Sejumlah aktivis KAMSI berkunjung ke Kantor Pimpinan Pusat GP Ansor di Jalan Kramat Raya No 65A Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2018). Mereka memberikan dukungan langsung atas langkah nyata anak-anak muda warga Nahdlatul Ulama (NU) tersebut. Rendy, perwakilan KAMSI menilai, Ansor terbukti tak telah menjaga keutuhan bangsa meski mendapat cercaan atau ancaman dari berbagai pihak.

“Ansor konsisten sejak dulu hingga sekarang dalam menjaga komitmen berbangsa dan bernegara. Atas nama anak bangsa, KAMSI mengucapkan terima kasih kepada Ansor,” ujar Rendy, Kamis (8/11/2018).

KAMSI menilai, maraknya gerakan merongrong keutuhan persatuan bangsa akhir-akhir harus dibendung bersama oleh semua elemen bangsa. Sebab, Indonesia bisa kokoh berdiri hingga kini karena adanya konsensus kebangsaan yang kuat. Dalam pertemuan tersebut, KAMSI juga menegaskan komitmennya untuk bersama-sama Ansor ikut serta menjaga ikatan persatuan bangsa ini agar tetap kuat.

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi dukungan dari KAMSI. Dukungan ini, tandas Yaqut, diyakini akan menambah semangat pengurus dan kader-kader Ansor di berbagai penjuru Indonesia untuk terus merawat persatuan bangsa. Kebersamaan dan kesadaran untuk menjaga konsensus kebangsaan ini penting karena akhir-akhir ini ada upaya segelintir kelompok yang akan mengubah atau mengoyak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jika ini dibiarkan sangat berbahaya. Mari semua masyarakat yang toleran dan cinta persatuan untuk berani bersuara demi kerukunan serta persatuan Indonesia,” ajak Gus Yaqut.

Sekretaris Jenderal GP Ansor Abdul Rochman menambahkan, upaya kelompok yang berupaya mengganggu keutuhan bangsa adalah problem serius. Untuk menghadapi ancaman disintegrasi ini, Ansor sangat membutuhkan dukungan dan dorongan dari banyak kalangan.

Dia mengakui, Ansor memiliki rekam jejak kelompok-kelompok yang berupaya merongrong kesatuan bangsa tersebut. “Ansor akan bergerak melawan mereka setelah melihat data dan kajian atas rekam jejak mereka,” pungkas Adung.
(rhs)
Berita Terkait
Upaya Mensos Gandeng...
Upaya Mensos Gandeng Ormas Salurkan Bantuan Sosial Diapresiasi
Jelang Puncak Harlah...
Jelang Puncak Harlah ke-91, GP Ansor Gaungkan Patriot Ketahanan Pangan
Peringatan Hari Kesaktian...
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Ansor Siap Kawal Pemerintahan ke Depan
Gus Yaqut: Gubernur...
Gus Yaqut: Gubernur Olly Berhasil Wujudkan Sulut Daerah Bertoleransi Tinggi
Konbes GP Ansor di Minahasa,...
Konbes GP Ansor di Minahasa, Gubernur Olly: Sinergitas Kian Penting Hadapi Covid-19
Jadi Pengurus LBH GP...
Jadi Pengurus LBH GP Ansor, Gus Lukman Siap Beri Advokasi Masyarakat Lemah
Berita Terkini
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved