BKKBN dan IPADI Bahas Soal Perkembangan Penduduk Indonesia

Rabu, 07 November 2018 - 21:06 WIB
BKKBN dan IPADI Bahas...
BKKBN dan IPADI Bahas Soal Perkembangan Penduduk Indonesia
A A A
JAKARTA - Dalam meningkatkan kualitas keluaga Indonesia diperlukan terobosan yang inovatif. Salah satunya adalah dengan melakukan pendidikan kependudukan baik melalui pendidikan formal, informal, dan nonformal telah dilakukan secara khusus oleh Pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Plt Kepala BKKBN, Sigit Priohutomo mengatakan, pembangunan berwawasan kependudukan mempunyai dua komponen utama di mana penduduk sebagai fokus, dan pengambilan keputusan menggunakan informasi kependudukan.

Penduduk sebagai fokus berarti penduduk merupakan subjek dan objek pembangunan. Artinya, penduduk berperan sebagai penggerak dan pelaku pembangunan sekaligus sebagai pihak yang menjadi tujuan pembangunan itu sendiri.

Sementara itu, pengambilan keputusan perlu didasarkan pada data kependudukan yang baik. "Kedua hal tersebut hanya akan bisa terselenggarakan dengan baik jika konsep pembangunan berwawasan kependudukan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Sigit saat seminar Implikasi Proyeksi Penduduk dalam Perencanaan Pembangunan, di Depok, Rabu (7/11/2018).

Menurut Sigit, upaya kebijakan pembangunan dari pemerintah yang menempatkan kesejahteraan penduduk sebagai tujuan akhir semakin banyak dilakukan. Tetapi penempatan kesejahteraan penduduk sebagai tujuan akhir pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah Indonesia saja.

Kata dia, diperlukan upaya secara kolektif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar setiap penduduk mencapai kesejahterannya. Disisi kemajuan teknologi, pemerintah dan organisasi profesi menghadapi tantangan baru dalam memperkuat dan memperluas konsep pembangunan berdasarkan kependudukan.

"Upaya untuk meninjau cara penyampaian informasi atau pengetahuan yang dapat mengubah pemahaman masyarakat atau sering disebut difusi inovasi perlu untuk dilakukan," ucapnya.

"Mulai 2010an dan ke depan, isu-isu lainnya mewarnai pembicaraan mengenai penduduk. Hal-hal seperti pembangunan yang berkelanjutan, peningkatan mobilitas internasional, stunting, lansia dan jaminan sosial bagi semua penduduk menjadi isu yang dianggap penting untuk diperhatikan," tambahnya.

Sementara Ketua Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi (IPADI) Sudibyo mengatakan, perlu adanya penyempurnaan konsep kependudukan yang relevan dengan kondisi terkini.

"Selain itu harus dilakukan identifikasi tantangan maupun kendala pendidikan kependudukan di Indonesia dan merancang upaya difusi inovasi materi kependudukan yang konstektual, komprehensif dan integratif," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Layanan KB...
Tingkatkan Layanan KB Lewat Inovasi, Kemendukbangga/BKKBN Berikan Apresiasi
BKKBN Usulkan Konsep...
BKKBN Usulkan Konsep Baru Percepat Atasi Stunting
Asyik, 29 Pendamping...
Asyik, 29 Pendamping PKH Kabupaten Tegal Dapat Motor Dinas
Kesetaraan Gender dalam...
Kesetaraan Gender dalam Ber-KB
BKKBN Sulsel Masifkan...
BKKBN Sulsel Masifkan Bulan Pelayanan KB Jelang Hari Kontrasepsi Sedunia
Pendamping PKH: Saya...
Pendamping PKH: Saya Bersyukur Menjadi Bagian Dari Solusi Permasalahan Masyarakat
Berita Terkini
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved