Forum Internasional Perempuan Muslim Muda Deklarasikan 7 Poin Utama

Minggu, 28 Oktober 2018 - 07:39 WIB
Forum Internasional...
Forum Internasional Perempuan Muslim Muda Deklarasikan 7 Poin Utama
A A A
JAKARTA - Forum Internasional Perempuan Muslim Muda (International Young Muslim Women Forum/IYMWF) yang diselenggarakan PP Fatayat NU secara resmi ditutup oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, Sabtu 27 Oktober 2018 malam di Hotel Aryaduta, Jakarta. Forum menghasilkan Deklarasi Jakarta Perempuan Muslim Muda Internasional Pembuat Perubahan 2018.

Isi deklarasi terdiri dari tujuh poin utama. Pertama, Islam rahmatan lil 'alamin sebagai upaya mendukung kesetaraan jender, HAM, dan keadilan untuk semua orang. Kedua, Islam Nusantara sebagai role model dari Indonesia yang dapat diterapkan di negara-negara lain dalam mengatasi radikalisme dan ekstrimisme beragama. Ketiga, kepemimpinan perempuan sebagai aksi afirmatif dalam segala bidang kehidupan.

Keempat, kampanye melawan pernikahan usia anak dan diskriminasi perempuan. Kelima, mendorong pemerintahan di tiap-tiap negara untuk memastikan kesetaraan dalam pelayanan kesehatan antara laki-laki dan perempuan. Keenam, pemberdayaan ekonomi perempuan. Ketujuh, mengajak perempuan dunia makin aktif di sosial media untuk kampanye Islam damai, toleran, dan moderat.

Dalam sambutannya, Yohana menargetkan pada 2030 sudah tercapai kesetaraan laki-laki dan perempuan dengan persentase 50:50. "Indonesia dipilih menjadi satu dari sepuluh negara yang bisa mencapai target tersebut, terutama dalam poin nomor 5 target SDGs," ujarnya.

Yohana menekankan bahwa Indonesia sebagai negara mayoritas muslim telah teruji toleransinya. Hal itu terjadi karena ada peran perempuan di dalamnya. "Perempuan di Indonesia dianggap sudah maju. Perempuan saja yang bisa membuat perubahan di negara ini," ujarnya.

Adapun Ketum PP Fatayat NU Anggia Ermarini berharap forum ini dapat ditindaklanjuti dengan aksi-aksi nyata. "Setelah forum ini, tugas selanjutnya adalah mendiseminasikan hasil-hasilnya di tengah-tengah masyarakat, di komunitas masing-masing. Perempuan pasti bisa," tegasnya.
(wib)
Berita Terkait
Fokus Masalah Perempuan...
Fokus Masalah Perempuan dan Anak, Jessica Diapresiasi Banyak Tokoh Dunia
Rakernas KPPI Dorong...
Rakernas KPPI Dorong Kementerian PPPA Jadi Kementerian Koordinator
Siapa Maryam Nawaz?...
Siapa Maryam Nawaz? Politikus Perempuan Pertama yang Menjadi Menteri Utama Punjab di Pakistan
KPPG Sebut Peran Penting...
KPPG Sebut Peran Penting Perempuan dalam Politik Nasional
Politik PKB Memuliakan...
Politik PKB Memuliakan Perempuan
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Berita Terkini
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Infografis
7 Olahraga Kekinian...
7 Olahraga Kekinian yang Diminati Anak Muda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved