Revolusi Mental Implementasi untuk Membangun Peradaban dan Bangsa

Jum'at, 26 Oktober 2018 - 17:48 WIB
Revolusi Mental Implementasi...
Revolusi Mental Implementasi untuk Membangun Peradaban dan Bangsa
A A A
MANADO - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK) Puan Maharani membuka secara resmi Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Tahun 2018 di Lapangan KONI Manado, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (26/10/2018).

Puan Maharani menekankan pentingnya implementasi Revolusi Mental sebagai upaya strategis memajukan bangsa dan negara.

“Gerakan Nasional Revolusi Mental pada intinya adalah sebuah gerakan menjebol penghambat kemajuan dan membangun peradaban yang memajukan bangsa dan negara,” ujar Menko Puan.

Melalui penyelenggaraan PKN Revolusi Mental tahun ini, pemerintah mewujudkan praktek pembangunan budaya berkemajuan tersebut melalui pelayanan publik yang lebih baik. Yaitu berupa pelayanan yang tepat waktu, pelayanan yang tepat informasi, pelayanan yang jelas biayanya, pelayanan yang jelas prosedurnya, pelayanan tanpa pungli, pelayanan yang memudahkan dan nyaman.

“Pelayanan publik yang memberikan kenyamanan, kemudahan, dan kepuasan bagi masyarakat menuntut komitmen dari seluruh aparatur negara untuk bekerja dengan integritas, etos kerja, dan kebersamaan yang tinggi,” jelas Puan.

Pembukaan Pekan Revousi Mental ini dihadiri 15.000 peserta, 34 pemerintah provinsi, 514 pemerintah kabupaten/kota

Sementara, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, untuk program revolusi mental ini akan disiapkan mekanisme program yang disinergikan dengan Kemenko PMK dalam rangka membantu disipilin, membangun mental masyarakat.

Mulai dari kecil, mental disiplin, mental taat aturan, memahami area rawan korupsi, memahami perencanaan anggaran, jual beli jabatan, mekanisme pembelian barang jasa, dana hibah dan bansos, retribusi dan pajak, ini harus dilakukan revolusi Mental.

"Revolusi mental harus dimulai dari diri saya sendiri, jadi semua teman- teman sebagai pejabat publik, apalagi pejabat yang dipilih oleh masyarakat di daerah. Jadi revolusi mental Harus dimulai dari diri kita," kata Tjahjo Kumolo.

Pembukaan acara yang juga dihadiri Menko Polhukam Wiranto, Menpan RB Syafruddin, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey ini juga dimeriahkan dengan penampilan marching band, tarian penyambutan kabasaran/cakalele oleh 1.000 Siswa SMA / SMK se Kota Manado, dan Tarian Poco - poco yang juga diikuti oleh Menko PMK Puan Maharani, Menko Polhukam Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo dan Menpan RB Syafruddin
(sms)
Berita Terkait
Menko PMK Sebut 20 Juta...
Menko PMK Sebut 20 Juta Nama di DTKS Belum Sinkron dengan Data NIK
Kemenko PMK Gencarkan...
Kemenko PMK Gencarkan Revolusi Mental untuk Dongkrak Prestasi Kebudayaan dan Olahraga Nasional
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Upayakan Ketersediaan...
Upayakan Ketersediaan Oksigen, Sumber Dalam dan Luar Negeri Dimaksimalkan
Menko PMK: Disiplin...
Menko PMK: Disiplin Waktu Adalah Bentuk Revolusi Mental Paling Sederhana
Etos Kerja Menko Muhadjir...
Etos Kerja Menko Muhadjir Dinilai Jadi Teladan Gerakan Nasional Revolusi Mental
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved