Pesantren Didorong Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 25 Oktober 2018 - 15:42 WIB
Pesantren Didorong Jadi...
Pesantren Didorong Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
A A A
JAKARTA - Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dan penjaga moral masyarakat bisa menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Hal itu diungkapkan Ketua PBNU, Robikin Emhas mengungkapkan komitmen NU dalam menjaga nilai kebangsaan dan keindonesiaan di tengah maraknya isu sektarian dan isu SARA yang kerap dijadikan amunisi untuk memecah belah bangsa.

"Kader NU harus siap menghadapi dinamika zaman, termasuk di era digital ini, kader NU wajib mengisinya dengan dakwah yang ramah, yang mempertahankan nilai-nilai kebangsaan," ujarnya melalui rilis yang diterima SINDOnews, Kamis (25/10/2018).

Di tempat yang sama, Direktur Informasi, Komunikasi, Perekonomian dan Maritim (IKPM) Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Septi Septriana Tangkary dalam Pelatihan Literasi Digital yang digelar di Pondok Pesantren Darunnajah Al Mas'udiyah, Kota Denpasar, Bali.

"Pesantren selain pusat pendidikan juga bisa menjadi pusat pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, di bidang ekonomi, katalisator dan penggerak pembangunan umat. Melalui pemanfaatan media digital, pesantren bisa mendorong potensi ekonomi masyarakat," jelasnya.

Pemanfaatan media digital, menurut Septi, juga bisa diarahkan untuk jadi ruang promosi potensi wisata daerah yang menginspirasi, serta konten positif lain yang bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa Indonesia.

"Apalagi Bali sebagai daerah wisata. Pesantren bisa mengajak masyarakat untuk menampilkan sisi positif dari lingkungan masyarakat dan akan Bali," imbuhnya.

Septi juga berharap NU dan ormas keagamaan yang ada di Indonesia turut berperan mengedukasi masyarakat agar berhati-hati dalam bersosial media, agar tak terjebak hoaks, fitnah dan ujaran kebencian. "Santri dan para aktivis Ansor, Fatayat, Muslimat dan LTN NU, juga punya peran di sini, bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersosial media secara positif," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Ketua Nahdlatul Ulama...
Ketua Nahdlatul Ulama Jawa Barat: RUU Larangan Minol Disahkan, Lebih Cepat Lebih Bagus
Pengasuh Pesantren Krapyak...
Pengasuh Pesantren Krapyak KH Atabik Ali Meninggal Dunia
AD/ART dan Kharisma...
AD/ART dan Kharisma Kiai: Merawat Keseimbangan dalam Organisasi Pendidikan Islam
96 Tahun NU dan Setumpuk...
96 Tahun NU dan Setumpuk Pekerjaan Rumah
Selamat untuk Nahdlatul...
Selamat untuk Nahdlatul Ulama!
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved