SMRC: Buzzer Politik di Medsos Masih Belum Berpengaruh Besar

Jum'at, 12 Oktober 2018 - 17:17 WIB
SMRC: Buzzer Politik...
SMRC: Buzzer Politik di Medsos Masih Belum Berpengaruh Besar
A A A
JAKARTA - Pengamat Politik SMRC Saidiman Ahmad menyebut kehadiran buzzer politik di sosial media belum berpengaruh besar dampaknya bagi perpolitikan di Indonesia. Hal itu karena buzzer masih kalah berpengaruh dari isu lainnya seperti BBM dalam kontestasi politik.

"Misalnya kenaikan BBM itu besar pengaruhnya, kalau buzzer politik yah tentu masih perdebatan yah, apakah medsos jadi sumber kebenaran publik atau tidak itu perdebatan juga. Tapi menurutku media mainstream sangat berperan televisi, koran, radio, media mainstrem internet yang dipercaya dibanding twitter dan instagram," ujar Saidiman dalam diskusi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2010).

Saidiman menambahkan, kehadiran influencer pun juga tidak terlalu berpengaruh pada politik di media sosial. Karena informasi di medsos diproduksi dari media mainstream yang ada di Indonesia.

"Alat ukurnya media mainstream, kalau ada isu yang hanya di medsos tidak ada di mainstream orang kan gak baca. Jadi media mainstream masih jadi sumber kebenaran buat kita bukan medsos," kata Saidiman.

Oleh karena itu, Saidiman pun menyarankan bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden beserta tim pemenangannya bila menemukan informasi dari buzzer di medsos akan segera cari klarifikasi dan pembandingnya.

"Caranya, menurut saya sudah oke yah sekarang bahkan pemain medsos kalau ada berita mereka cepat-cepat cari pembandingnya apakah ini benar atau tidak yah salah satu sumbernya media mainstream. Mereka nyari apakah hoax atau tidak dan sekarang sudah muncul kesadaran itu. Dan saya kira lama-lama itu akan terus terjadi," tuturnya.
(pur)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Komeng Memimpin di Quick...
Komeng Memimpin di Quick Count KPU sebagai Caleg DPD Jabar, Netizen Girang
Berita Terkini
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved