Polisi Telusuri Penyebar Hoaks Penganiayaan Ratna Sarumpaet

Kamis, 11 Oktober 2018 - 15:01 WIB
Polisi Telusuri Penyebar...
Polisi Telusuri Penyebar Hoaks Penganiayaan Ratna Sarumpaet
A A A
JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya melakukan penelusuran terhadap penyebar kabar bohong atau hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Penelusuran dilakukan dengan memintai keterangan Amien Rais, Rabu 10 Oktober 2018. Dalam pemeriksaan, penyidik bertanya kepada Amien tentang bagaimana cara mendapatkan kabar hoaks tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menuturkan, hasil pemeriksaan Amien lebih mengarah bagaimana mantan Ketua MPR itu mendapatkan berita tersebut.

Dalam pemeriksaan selama enam jam, Amien diminta menjelaskan kepada penyidik mengenai asal mula memeroleh informasi soal penganiayaan yang diklaim Ratna.

"Kami menanyakan dapat mengetahui berita hoaks penganiayaan Ratna itu dari mana. Kan gitu," tandasnya.

Penyidik juga bertanya kepada Ketua Dewan Kehormatan PAN itu mengenai siapa saja pihak yang menyebarkan berita bohong jika Ratna dipukuli sejumlah orang hingga babak belur. “Kemudian siapa saja yang menyebarkan hoaks itu,” ungkapnya.

Polisi juga sempat mendalami isi pertemuan sejumlah tokoh pada 2 Oktober lalu untuk menanggapi soal pernyataan Ratna yang mengaku dianiaya.

"Tetap kami tanyakan soal pertemuan tokoh-tokoh," katanya.

Namun, Argo enggan menjawab apakah Amien mengetahui atau tidak bila Ratna dari awal telah merancang rekayasa penganiayaan itu.

Penyidik juga menyita rekam medis Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika terkait operasi plastik yang pernah dijalani aktivis sosial Ratna Sarumpaet, Rabu 10 Oktober 2018. Hasil operasi plastik baru didapatkan polisi setelah mengajukan izin ke pengadilan.

Penyitaan rekam medis itu untuk dijadikan barang bukti pasca polisi menetapkan Ratna sebagai tersangka dalam kasus penyebaran hoaks di media sosial. "Rekam medis yang ada di RS Bina Estetika sudah kita ambil, setelah dapat persetujuan dari pengadilan, kemarin hari Rabu. Kita ambil, sebagai barang bukti," tuturnya.

Namun, Argo menyampaikan, alasan rekam medis rumah sakit kecantikan itu diambil tak berkaitan dengan transfer uang yang dikirim Ratna untuk menjalani operasi sedot lemak di bagian wajah. Kata dia, bukti yang kini disita adalah catatan hasil operasi Ratna yang dilakukan dokter di Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika.
(dam)
Berita Terkait
Instagram Rio Dewanto...
Instagram Rio Dewanto Digeruduk Netizen usai Ratna Sarumpaet Kedapatan Keluar Berkendara saat Nyepi di Bali
Warganet Sandingkan...
Warganet Sandingkan Mensos Risma dengan Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet Dilaporkan...
Ratna Sarumpaet Dilaporkan Cucu Atas Dugaan Penggelapan Harta Warisan
Atiqah Hasiholan Diperiksa...
Atiqah Hasiholan Diperiksa 8,5 Jam Kasus Dugaan Penggelapan Warisan Ratna Sarumpaet
Atiqah Hasiholan Tepis...
Atiqah Hasiholan Tepis Ratna Sarumpaet Gelapkan Warisan: Hartanya Masih Ada
Atiqah Hasiholan Dipanggil...
Atiqah Hasiholan Dipanggil Bareskrim usai Ratna Sarumpaet Diduga Gelapkan Harta Warisan
Berita Terkini
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Infografis
Polisi Israel Gunakan...
Polisi Israel Gunakan Kekerasan Bubarkan Protes Yahudi Ortodoks
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved