Bawaslu Akan Periksa Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya

Selasa, 09 Oktober 2018 - 20:39 WIB
Bawaslu Akan Periksa...
Bawaslu Akan Periksa Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan tidak menutup kemungkinan akan meminta keterangan Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran kampanye Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto.

Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar menyatakan keterangan Ratna penting karena apa yang disampaikan Prabowo terkait kebohongan atau hoaks yang disampaikan Ratna.

Sebelumnya, Prabowo telah dilaporkan Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) ke Bawaslu pada Kamis (4/10). Dia dilaporkan karena diduga melakukan kampanye hitam dengan menyebarkan hoaks yang mengganggu ketertiban umum. Prabowo-Sandi juga dilaporkan oleh Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin karena diduga melanggar deklarasi kampanye damai.

Menurutnya, dalam proses pemeriksaan laporan dugaan pelanggaran pemilu, Bawaslu bisa memanggil atau memeriksa pihak-pihak yang terkait dengan laporan tersebut. Mulai dari pelapor, saksi pelapor dan termasuk terlapor untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran yang dilaporkan.

"Kan bisa kami datang (ke Polda), kami akan jumpai Ibu Ratna. Laporan itu kan harus diklarifikasi. Artinya pelapor sama saksi pelapor itu akan dipanggil untuk mengklarifikasi. Setelah itu kemudian apabila dugaannya ada pelanggaran maka si terlapor akan diundang untuk klarifikasi," ucapnya di Gedung Bawaslu, Selasa (9/10/2018).

Fritz juga mengatakan Bawaslu akan memeriksa pelapor dugaan pelanggaran kampanye Prabowo, yakni Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) dan para saksi yang disiapkan GNR. Bawaslu juga bakal meminta keterangan Prabowo sebagai terlapor.

Sebelum mendaftarkan laporan, sambungnya, Bawaslu akan mengkaji terlebih dahulu laporan tersebut untuk memastikan, apakah sudah memenuhi unsur dugaan pelanggaran pemilu atau tidak. Jika memenuhi unsur, maka laporan akan didaftarkan dan jika tidak memenuhi unsur, maka laporan tidak ditindaklanjuti.

"Kalau memang sejak kajian awal, sejak pemeriksaan pelapor dan saksi pelapor ternyata tidak ada dugaan pelanggarannya, terlapor bisa saja tidak akan dipanggil, langsung diberikan status," jelasnya.

Jika memenuhi syarat formil dan materil, laporan ini akan diregister paling lambat, Kamis (11/10) mendatang. Setelah itu, dalam waktu 14 hari kerja, Bawaslu akan mengkaji dan memutuskan laporan tersebut.
(pur)
Berita Terkait
Instagram Rio Dewanto...
Instagram Rio Dewanto Digeruduk Netizen usai Ratna Sarumpaet Kedapatan Keluar Berkendara saat Nyepi di Bali
Warganet Sandingkan...
Warganet Sandingkan Mensos Risma dengan Ratna Sarumpaet
Bawaslu: Potensi Kecurangan...
Bawaslu: Potensi Kecurangan di Pemilu 2024 Akan Tetap Ada
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Ratna Sarumpaet Dilaporkan...
Ratna Sarumpaet Dilaporkan Cucu Atas Dugaan Penggelapan Harta Warisan
Atiqah Hasiholan Diperiksa...
Atiqah Hasiholan Diperiksa 8,5 Jam Kasus Dugaan Penggelapan Warisan Ratna Sarumpaet
Berita Terkini
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Kemhan Bakal Datangkan...
Kemhan Bakal Datangkan Helikopter AW149 dan 12 Pesawat Tempur dari Italia
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved