Prabowo Pernah Dengar Ratna Sarumpaet Alami Tekanan Jiwa Berat
Rabu, 03 Oktober 2018 - 22:50 WIB
Prabowo Pernah Dengar Ratna Sarumpaet Alami Tekanan Jiwa Berat
A
A
A
JAKARTA - Calon presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto mendengar kabar bahwa Ratna Sarumpaet mengalami indikasi depresi dan tekanan jiwa yang berat.
"Saat ini dia (Ratna) usianya menginjak 70 tahun. Bahkan saya dengar dia ada indikasi-indikasi tekanan yang sangat berat," kata Prabowo, dalam jumpa pers di Kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu, (3/10/2018) malam.
Namun, Prabowo tidak mengetahui lebih lanjut apa yang menjadi penyebab Ratna mengalami gangguan dalam kejiwaannya.
"Saya tidak tahu. Saya kira setiap orang bisa mengalami, beliau usia 70 tahun bisa saja mungkin mengalami masalah ekonomi, atau macam-macam. Saya juga tidak mau itu privasi, saya tidak mau mencampuri," jelasnya.
(Baca juga: Koalisi Prabowo-Sandi Kecewa Dibohongi Ratna Sarumpaet)
Di kesempatan yang sama, Prabowo beserta seluruh jajaran Badan Pemenangan Nasional (BPN) meminta maaf kepada publik terkait berita bohong aktivis Ratna Sarumpaet yang mengaku mendapatkan tindak pengeroyokan.
"Jadi saya di sini atas nama pribadi dan sebagai pimpinan tim kami saya minta maaf pada publik bahwa saya telah ikut menyuarakan sesuatu yang belum diyakini kebenarannya," ujar Prabowo.
"Saat ini dia (Ratna) usianya menginjak 70 tahun. Bahkan saya dengar dia ada indikasi-indikasi tekanan yang sangat berat," kata Prabowo, dalam jumpa pers di Kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu, (3/10/2018) malam.
Namun, Prabowo tidak mengetahui lebih lanjut apa yang menjadi penyebab Ratna mengalami gangguan dalam kejiwaannya.
"Saya tidak tahu. Saya kira setiap orang bisa mengalami, beliau usia 70 tahun bisa saja mungkin mengalami masalah ekonomi, atau macam-macam. Saya juga tidak mau itu privasi, saya tidak mau mencampuri," jelasnya.
(Baca juga: Koalisi Prabowo-Sandi Kecewa Dibohongi Ratna Sarumpaet)
Di kesempatan yang sama, Prabowo beserta seluruh jajaran Badan Pemenangan Nasional (BPN) meminta maaf kepada publik terkait berita bohong aktivis Ratna Sarumpaet yang mengaku mendapatkan tindak pengeroyokan.
"Jadi saya di sini atas nama pribadi dan sebagai pimpinan tim kami saya minta maaf pada publik bahwa saya telah ikut menyuarakan sesuatu yang belum diyakini kebenarannya," ujar Prabowo.
(maf)