Tim Jokowi-Ma'ruf: Prabowo Sebaiknya Meminta Maaf

Rabu, 03 Oktober 2018 - 20:12 WIB
Tim Jokowi-Maruf: Prabowo...
Tim Jokowi-Ma'ruf: Prabowo Sebaiknya Meminta Maaf
A A A
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menilai, terkuaknya penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet yang ternyata bohong atau hoaks tak cukup selesai dengan permintaan maaf Ratna kepada Prabowo Subianto dan Amien Rais.

Menurutnya, kebohongan publik yang dilakukan Ratna yang 'diamini' Prabowo dan sejumlah pendukungnya telah menganggu konsentrasi bangsa yang tengah berduka karena musibah gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah.

Terlebih kata Hasto, pernyataan Prabowo di hadapan media massa yang langsung atau tidak langsung telah menuduh Pemerintahan Jokowi dengan kata-kata pengecut, melakukan kekerasaan, bahkan penganiayaan terhadap Ibu-ibu berusia 70 tahun yang memerjuangkan demokrasi dan keadilan.

"Pak Prabowo juga menuduh telah terjadi pelanggaran HAM. Beliau juga melakukan manipulasi psikologis, bahkan suatu kudeta rasa. Rasa kemanusiaan yang seharusnya untuk korban bencana alam, dikudeta menjadi rasa iba ke Ratna Sarumpaet dan tim kampanye Prabowo-Sandi dengan maksud menuduh Pak Jokowi, lalu berharap mendapat dukungan elektoral berupa simpati," kata Hasto dalam siaran persnya, Rabu (3/10/2018).

"Konfrensi Pers Pak Prabowo atas rekayasa penganiayaan tersebut sangatlah berbahaya. Bagi kami, ini sudah menyentuh aspek yang fundamental: memerdagangkan kemanusiaan untuk elektoral. Karena itulah Pak Prabowo sebaiknya meminta maaf ke publik," tambah dia.

Beruntung menurut Hasto, TKN Jokowi-Ma'ruf tak terpancing dengan isu penganiayaan dan tergoda untuk membalas proyek emosi kampanye yang dilancarkan kubu Prabowo-Sandiaga S Uno. Menurutnya, para pendukung Jokowi tetap fokus dan bekerja untuk menolong rakyat meski diserang fitnah secara frontal oleh kubu pasangan calon nomor urut 02.

Dalam hal ini, TKN Jokowi-Ma'ruf menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk memproses hukum. Sebab, kebohongan publik ini bentuk cermin politik yang tidak berkeadaban dan meninggalkan tradisi nilai-nilai luhur bangsa.

"Apa yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet, Rachel Maryam, Fadli Zon, Dahnil Anzar Simanjuntak, Nanik S Deyang, Andre Rosiade, Fahira Idris dan lain-lain bahkan pernyataan Pak Prabowo telah menyentuh delik penipuan. Namun biarlah proses hukum yang bicara," ujarnya.

Ditambahkan Hasto, seluruh tim kampanye Jokowi-Ma’ruf tetap berkonsentrasi pada gerakan kemanusiaan untuk membantu rakyat yang menjadi korban bencana alam.

"Persoalan ada masyarakat yang akan melaporkan ke proses hukum maupun mengadukan hal itu ke MKD DPR RI atau ke BK DPD RI biarlah dilakukan secara bebas sesuai pedoman etik anggota dewan. Apa yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet sebagai seorang aktris, telah menghasilkan drama terburuk dalam sejarah peradaban Indonesia," ucap Sekjen DPP PDI Perjuangan ini.
(maf)
Berita Terkait
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Maruf Amin Beberkan...
Ma'ruf Amin Beberkan Kunci Harmonis dengan Jokowi
Daftar Prank di Berbagai...
Daftar Prank di Berbagai Era Presiden, dari Zaman Sukarno hingga Jokowi
Prabowo Posting Foto...
Prabowo Posting Foto Berkuda Bareng Jokowi, Netizen: So Sweet...
Besok, Pimpinan MPR...
Besok, Pimpinan MPR Kunjungi Prabowo, Jokowi, Ma'ruf Amin, dan Gibran
Berita Terkini
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved