Sosialisasikan Manfaat Nuklir, Bapeten Gandeng Wartawan dan Blogger

Rabu, 26 September 2018 - 18:00 WIB
Sosialisasikan Manfaat...
Sosialisasikan Manfaat Nuklir, Bapeten Gandeng Wartawan dan Blogger
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) terus berupaya menghapus stigma negatif masyarakat terhadap teknologi nuklir.

Selain mengawasi pemanfaatan nuklir, Bapeten juga memperkenalkan dan mengedukasi teknologi nuklir secara lengkap.

“Kami ingin memberi informasi seluas-luasnya tentang efek positif nuklir. Animo dari teman-teman media, blogger dan vlogger cukup besar dan kita berharap masyarakat bisa mengenal lebih dekat apa itu nuklir,” kata Kepala Biro Hukum dan Organisasi (BHO) Bapeten, Taruniyati Handayani di Jakarta.

Taruniyati Handayani menegaskan teknologi nuklir bukan hanya memiliki efek negatif, namun ada hal positif yang perlu disampaikan kepada publik. Selama ini, kata dia, nuklir sangat akrab dengan bom atau sesuatu yang negatif. Padahal, nuklir bisa dimanfaatkan dalam hal positif seperti mengawasi dan melindungi masyarakat. Contohnya CT scan dalam dunia kesehatan.

“Ada dua pesan Presiden Jokowi soal nuklir ini. Pertama, Pak Presiden berpesan kepada Kementerian Perhubungan agar memasang Radiation Portal Monitoring (RPM) di pelabuhan dan objek-objek vital. Kedua, Pak Jokowi meminta kepada kementerian dan lembaga yang memakai zat radio aktif agar meminta izin kepada Bapeten sebagai lembaga pengawas,” tuturnya.

Taruniyati mencontohkan, meskipun lembaga pemerintah, ternyata ada sekitar 20 body scanner di lapas yang berada di bawah Kemenkumham itu mengandung zat radioaktif. Mereka tidak thau kalau harus minta izin ke Bapeten.

“Karena itu kami mengundang teman-teman media, untuk mengenal dan menyuarakan informasi mengenai radioaktif ini. Kami juga terus bersosialisasi untuk mengenalkan nuklir ini seluas-luasnya,” katanya sambil mengajak puluhan awak media, blogger dan vlogger ke objek pengawasan vital yaitu reaktor nuklir di kawasan Serpong, Rabu (26/9/2018).

Dia mengakui Indonesia belum memiliki reaktor nuklir. Namun, untuk eksperimen penelitian sudah punya bahkan mencapai tiga unit. Dalam waktu dekat Kemenkopolhukam dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) akan memotori untuk membuat alat untuk mendeteksi zat radioaktif yang dikenal sebagai RPM di bawah pengawasan Bapeten.
(dam)
Berita Terkait
Kapan RI Mencicipi Energi...
Kapan RI Mencicipi Energi Nuklir? Ini Jawabannya
Menilik Potensi Tenaga...
Menilik Potensi Tenaga Nuklir RI, PLTN Bisa Beroperasi hingga 80 Tahun
Mahalnya Pembangunan...
Mahalnya Pembangunan Reaktor Nuklir, Ini Perkiraan Biayanya
Pentagon Diam-diam Kembangkan...
Pentagon Diam-diam Kembangkan Reaktor Nuklir Portabel Mini
Arab Saudi Dorong Penggunaan...
Arab Saudi Dorong Penggunaan Energi Nuklir Secara Damai
Badan Nuklir UEA Izinkan...
Badan Nuklir UEA Izinkan Operasional Unit Kedua PLTN Barakah
Berita Terkini
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Bupati Muara Enim Edison...
Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved