KPK Luncurkan Program Bus Antikorupsi

Senin, 24 September 2018 - 15:48 WIB
KPK Luncurkan Program...
KPK Luncurkan Program Bus Antikorupsi
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) luncurkan program Jelajah Bus Antikorupsi yang akan mengunjungi masyarakat di 11 kabupaten/kota. Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam gerakan pemberantasan korupsi.

Bus berwarna biru-putih ini bertugas mengampanyekan pengetahuan antikorupsi di sebelas kota yang akan dikunjungi. Bus antikorupsi ini bukan bus penumpang biasa, di dalamnya telah dilengkapi segala teknologi dan perangkat sosialisasi yang bisa digunakan masyarakat untuk semakin memahami korupsi dan cara membasminya.

"Ini salah satu upaya kami hadir di tengah masyarakat secara langsung," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat peluncuran Jelajah Bus Antikorupsi di Gedung Merah Putih KPK, Senin, (24/9/2018).

Alex menjelaskan, program tersebut adalah salah satu upaya KPK dalam pencegahan korupsi. Pencegahan korupsi merupakan sebuah proses panjang yang terus dilakukan KPK. Sejatinya KPK harus secara konkret berinteraksi dengan masyarakat untuk memberikan pengetahuan mengenai korupsi dan cara melawannya.

"Target kampanyenya adalah masyarakat umum yang terdiri dari pelajar, guru, mahasiswa, dosen, aparat pemerintahan, komunitas, dan lain-lain," ujarnya.

Alex menambahkan Ini adalah kali kedua KPK melakukan program serupa. Pada 2014, bus ini melakukan perjalanan ke Yogyakarta dan sekitarnya untuk mendukung peringatan Hari Antikorupsi Internasional 2014.

Bus yang semula berwarna hitam ini ditempatkan di Taman Pintar Yogyakarta selama kurang lebih 1 tahun dan mengunjungi berbagai tempat untuk sosialisasi antikorupsi kepada masyarakat secara langsung.

"Kali ini, bus antikorupsi akan kembali menyapa masyarakat Indonesia melalui program penguatan kampanye antikorupsi 'Jelajah Negeri, Bangun Antikorupsi' mulai tanggal 24 September hingga 31 Oktober 2018. Kabupaten/kota yang akan dikunjungi Indramayu, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Klaten, Magelang, Purbalingga, Ciamis, dan Bandung," jelasnya.Nantinya lanjut Alex, setiap kota/kabupaten, KPK akan menggelar berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan target sasaran, seperti sekolah, kampus, tempat keramaian publik (alun-alun dan car free day), dan sebagainya, di masing-masing kota/kabupaten yang dilewati."Kegiatan utama yang akan dilaksanakan dalam rangkaian Roadshow Bus KPK 2018 di setiap daerah yang dikunjungi: edukasi antikorupsi untuk pelajar dan masyarakat umum, sosialisasi e-LHKPN dan gratifikasi, dan kuliah umum di perguruan tinggi," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
KPK Tetapkan Wali Kota...
KPK Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai sebagai Tersangka
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved