Debat Capres Pakai Bahasa Inggris, Cak Imin: Emang Cerdas Cermat!

Jum'at, 14 September 2018 - 16:10 WIB
Debat Capres Pakai Bahasa...
Debat Capres Pakai Bahasa Inggris, Cak Imin: Emang Cerdas Cermat!
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai usulan debat calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) menggunakan bahasa Inggris sebagai kampanye negatif terhadap Joko Widodo.

"Tetapi usulan itu lebih kepada kampanye negatif saja terhadap Pak Jokowi. Jangan dikira Pak Jokowi bahasa Inggrisnya jelek, enggak. Lumayan bagus juga," tutur Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Menurut politikus yang dikenal dengan nama Cak Imin ini menilai debat capres-cawapres bukan cerdas cermat.

"Memangnya ini cerdas cermat apa, pakai adu bahasa Inggris," ungkap Wakil Ketua MPR ini.

Dia mengatakan, debat capres dan cawapres meliputi visi-misi, komitmen dan rekam jejak. "Bukan soal bahasa. Kalau perlu adu bahasa Indonesia saja. Ngapain bahasa Inggris," katanya.

Cak Imin pun berkelakar saat ditanya jika debat capres-cawapres itu menggunakan bahasa Arab. "Kalau bahasa Arab saya yang mewakili," katanya.Wacana format debat capres-cawapres menggunakan bahasa Inggris mengemuka. Usulan itu datang dari kubu Prabowo-Sandi yang mengingkan ada sesi khusus berbahasa Inggris dalam debat capres-cawapres.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto berharap wacana ini bisa dipertimbangkan KPU.Yandri menilai debat menggunakan bahasa Inggris memberikan pengaruh positif. Sebab seorang pemimpin negara akan bergaul dengan pemimpin negara lain.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved