Perkuat Persatuan dan Perdamaian Bangsa lewat Asian Games

Kamis, 30 Agustus 2018 - 16:49 WIB
Perkuat Persatuan dan...
Perkuat Persatuan dan Perdamaian Bangsa lewat Asian Games
A A A
JAKARTA - Asian Games 2018 dinilai bukan sekadar arena adu prestasi di bidang olahraga, tapi menjadi spirit untuk memperkuat persatuan Indonesia dan Asia.

Hal itulah yang membuat Asian Games 2018 menjadi even strategis untuk memperkuat kekuatan bangsa menuju persaingan global dan juga dalam melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari gangguan kelompok radikal.

“Di samping prestasi, salah satu tujuan even besar seperti Asian Games adalah untuk mempererat hubungan antarsesama bangsa Indonesia dan bangsa Asia. Kita ikut berbangga, melihat dua Korea bersatu menggunakan satu bendera dan melebur dalam satu kontingen. Semoga ini terus terjadi dalam mewujudkan kebersamaan dan perdamaian di Asia,” ujar Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar, di Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Dia menilai, kebersamaan dua Korea dalam Pembukaan Asian Games 2018 menunjukkan olahraga punya spirit untuk mempersatukan dan menciptakan jiwa persatuan, di samping tentunya untuk meraih prestasi. Sama halnya saat menggelar Konferensi Asia Afrika 1955 lalu, sampai sekarang gaung dasa sila Bandung masih terus menggema dan selalu dijadikan spirit menciptakan persatuan negara Asia dan Afrika, bahkan dunia.

Selain itu, kata dia, spirit Asian Games 2018 juga membawa hawa positif di tengah kondisi bangsa yang sedang "ramai" menyambut pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan dalam menghadapi gencarnya propaganda kelompok radikal.

Agum mengakui saat ini ada suatu kelompok atau kekuatan yang terus melancarkan serangan ke pemerintah dengan mengeksploitasi kelemahan-kelemahan yang ada. Menurut dia, hal itu wajar dalam sebuah proses demokrasi, apalagi pihak-pihak itu hanya kelompok kecil. Yang pasti mayoritas bangsa Indonesia bangga, apalagi Indonesia meraih dobel sukses, yaitu sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi.

Kebanggaan ini, kata mantan Menteri Perhubungan ini, harus dijadikan motivasi menghadapi Pileg dan Pilpres 2019. Menurutnya, pro dan kontra terhadap pemerintah di negara demokrasi seperti ini adalah hal yang wajar.

“Tapi jangan ketidaksukaan kepada pemerintah itu, lalu kemudian disalurkan dengan mendukung gerakan radikal,” imbuh Ketua Umum PSSI periode 1999-2003 ini.

Agum mengaku memiliki sikap yang sama dalam menghadapi gerakan radikal. “Pro dan kontra jelang pemilu itu biasa, tapi ketika ada suatu kekuatan yang ingin mengubah negara kita, atau ingin mengganti Pancasila dengan paham lain, maka kita terpanggil untuk melawan,” tuturnya.

Karena itu, Agum mengaku mendukung tegas langkah pemerintah bertindak tegas terhadap gerakan radikal. Apalagi sebagai purnawirawan, dia masih memegang teguh pedoman Sapta Marga Prajurit. Marga pertama, kami warga negara NKRI yang bersendikan Pancasila, marga kedua kami patriot Indonesia pendukung serta pembela ideologi negara yang bertanggung jawab dan tidak mengenal menyerah.

“Jadi kalau ada kekuatan yang ingin mengubah Pancasila, ingin mengubah NKRI dengan negara yang berafiliasi paham ini, paham itukah, kita harus bereaksi untuk membela Pancasila dan NKRI. Itu hukumnya wajib,” tutur Agum.
(dam)
Berita Terkait
Jejak Buddha Nusantara,...
Jejak Buddha Nusantara, Komitmen MNSBDI untuk Kerukunan dan Budaya
Kemenag Siapkan Regulasi...
Kemenag Siapkan Regulasi Khusus Rumah Doa untuk Perkuat Kerukunan
PKUB Kemenag Inisiasi...
PKUB Kemenag Inisiasi Festival Kerukunan di Desa, Warga: Luar Biasa
Ratusan Orang Muda Lintas...
Ratusan Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan Rawat Toleransi
Revitalisasi Paradigma...
Revitalisasi Paradigma Trilogi Kerukunan untuk Kebutuhan Umat Saat ini
Menjaga Kerukunan Umat...
Menjaga Kerukunan Umat Beragama: Menuju Indonesia Emas Tahun 2024
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved