Menag Ingin Biaya Haji 2019 Diumumkan Akhir 2018

Kamis, 30 Agustus 2018 - 15:56 WIB
Menag Ingin Biaya Haji...
Menag Ingin Biaya Haji 2019 Diumumkan Akhir 2018
A A A
JEDDAH - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin ingin membuat persiapan yang lebih matang untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2019.

Untuk itu Lukman menginstruksikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2018 untuk menyelesaikan laporan keuangan lebih cepat.

"Berkaitan dengan sekretariat. Saya minta mulai saat ini sudah diselesaikan laporan-laporan khususnya laporan keuangan," ujar Lukman dalam rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2018, di Jeddah, Arab Saudi, Rabu 29 Agustus 2018 malam.

Lukman yang juga merupakan amirul hajj Indonesia ini mengatakan, apabila laporan keuangan bisa selesai lebih cepat maka pemerintah bisa lebih awal pula melakukan rapat dengan DPR.

Pihak legislator, lanjut Lukman, tidak akan mau membahas mengenai anggaran tahun 2019 maupun Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), apabila laporan keuangan belum selesai.

"Semakin cepat kita bisa menyelesaikan laporan keuangan maka semakin cepat kita bisa membahas biaya haji tahun 2019 dengan DPR. Karena kita tidak bisa membahas biaya Haji 2019 sebelum DPR menerima laporan pelaksanaan Haji 2018. Kuncinya ada di kita. Apakah kita ingin cepat atau tidak," tutur Lukman.

Lukman kemudian membeberkan rencananya. Dia mengulas mengenai rangkaian tahun 2018, salah satunya menargetkan laporan keuangan selesai Januari dan BPIH ditetapkan bulan Maret.

"Maka kini kita maju lebih cepat jadi akhir kloter terakhir itu 27 September, oleh karenanya saya berharap evaluasi total bisa dilakukan akhir September ini. Jadi beberapa hari setelah kloter terakhir," tutur Lukman.

Setelah evaluasi nasional, kata dia, rapat perencanaan secara keseluruhan. "Saya berharap itu bisa dilakukan minggu ketiga Desember. Sehingga pada Januari 2019 kita bisa melakukan persiapan yang lebih intensif terkait hotel, katering dan sebagainya jadi saya ingin maju satu atau dua bulan lebih cepat dari pengalaman sebelumnya. Target saya BPIH bisa ditetapkan di akhir tahun 2018," ujarnya.
(dam)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved