Terbukti Efektif, Tahun Depan Kemenag Akan Pertahankan P3JH

Minggu, 26 Agustus 2018 - 19:34 WIB
Terbukti Efektif, Tahun...
Terbukti Efektif, Tahun Depan Kemenag Akan Pertahankan P3JH
A A A
MEKKAH - Tim Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (P3JH) yang diinisiasi Kementerian Agama dan merupakan salah satu inovasi penyelenggaraan haji tahun ini dinilai cukup efektif. Hal itu lantaran perpaduan P3JH dan Tim Gerak Cepat (TGC) Kementerian Kesehatan dapat bekerja sama terutama saat masa krusial di rute Jamarat-Mina. Karenanya, Kemenag berencana akan mempertahankan P3JH saat musim haji tahun depan.

“Tim P3JH akan kita pertahankan pada penyelenggaraan haji tahun depan,” tandas Direktur Bina Haji Khoirizi H Dasir, Sabtu (25/08) malam di kawasan Syisyah, Makkah. Karena menurutnya, P3JH dan TGC dapat bersatu padu terutama saat hari pertama lontar jumrah aqabah.

Khoirizi menjelaskan, tim P3JH dibentuk bukan untuk menyaingi keberadaan TGC. “P3JH dibentuk untuk melengkapi petugas kesehatan, karena kita menyadari bahwa hari pertama lontar jumrah dan jalur Jamarat-Mina adalah waktu dan tempat krusial,” urainya.

Apa yang disampaikan Khoirizi memang benar adanya. Pantauan tim Media Center Haji (MCH) saat lontar jumrah hari pertama, Selasa (21/08) misalnya, paling tidak 200 jemaah kelelahan dan dirawat di Posko Kesehatan Haji Indonesia di Mina. Jalur yang membentang sepanjang dua hingga empat kilometer antara Jamarat dan Mina juga cukup berat terutama bagi jemaah usia lanjut.

“Kita melihat sendiri P3JH, TGC dan petugas perlindungan jemaah serta dibantu unsur lain pontang-panting membopong dan menggendong jemaah kelelahan,” sambung Khoirizi. “Kedepan kalau memungkinkan dan ada alokasi anggaran akan kita tambah personil P3JH,” ungkapnya lagi.

Direncanakan, rekrutmen tahun depan dilaksanakan dengan mekanisme penetapan dan seleksi. “Penetapan dengan sejumlah syarat agar kita dapat menagih komitmen secara maksimal dan seleksi untuk menghasilkan petugas berkualitas,” pungkas pria kelahiran Lubuklinggau, Sumatera Selatan, ini.

P3JH adalah para petugas pelayanan umum, namun memiliki kemampuan medis. Terdiri dari 22 petugas yang berasal dari Rumah Sakit Haji, Universitas Islam Negeri yang memiliki prodi kedokteran, serta rumah sakit TNI/POLRI. Untuk tahun ini, anggota P3JH ditetapkan langsung oleh Kemenag berdasarkan persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan.
(pur)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved