PKS Desak Prabowo Tentukan Cawapres, Gerindra: Politik Dinamis
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 18:07 WIB
PKS Desak Prabowo Tentukan Cawapres, Gerindra: Politik Dinamis
A
A
A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra masih berbeda pendapat ihwal rekomendasi calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019, versi hasil ijtimak ulama.
Di satu sisi, PKS meminta Ketua Umum Partai Gerindra itu segera menentukan nama cawapres berdasarkan hasil rekomendasi ijtimak ulama. Sementara di sisi lain, Gerindra menganggap hasil ijtimak ulama hanya rekomendasi yang tidak memaksa.
"Ulama kni memberi rekomendasi, bukan memaksakan. Rekomendasi ini akan didiskusikan. Partai yang berkoalisi pasti akan berdiskusi dengan para ulama bila yang diputuskan nanti bukan dari rekomendasi ulama," kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (4/8/2018).
Riza memastikan, Gerindra dan partai politik pendukung Prabowo memperhatikan rekomendasi ijtimak ulama. Gerindra menilai, nama-nama hasil rekomendasi ijtimak ulama seperti Ustad Abdul Somad dan Ketua Dewan Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri sebagai sosok yang memiliki kapabilitas.
(Baca juga: Survei Alvara Sebut Perindo 8 Besar Partai Elektabilitas Tertinggi)
Namun demikian, lanjut Riza, nama-nama lain seperti Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hingga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, juga harus dipertimbangkan.
"Semua kita perhatikan dan bisa saja nanti ke depan muncul nama baru. Dalam politik itu semua sangat cair dan dinamis," kata Riza.
Di satu sisi, PKS meminta Ketua Umum Partai Gerindra itu segera menentukan nama cawapres berdasarkan hasil rekomendasi ijtimak ulama. Sementara di sisi lain, Gerindra menganggap hasil ijtimak ulama hanya rekomendasi yang tidak memaksa.
"Ulama kni memberi rekomendasi, bukan memaksakan. Rekomendasi ini akan didiskusikan. Partai yang berkoalisi pasti akan berdiskusi dengan para ulama bila yang diputuskan nanti bukan dari rekomendasi ulama," kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (4/8/2018).
Riza memastikan, Gerindra dan partai politik pendukung Prabowo memperhatikan rekomendasi ijtimak ulama. Gerindra menilai, nama-nama hasil rekomendasi ijtimak ulama seperti Ustad Abdul Somad dan Ketua Dewan Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri sebagai sosok yang memiliki kapabilitas.
(Baca juga: Survei Alvara Sebut Perindo 8 Besar Partai Elektabilitas Tertinggi)
Namun demikian, lanjut Riza, nama-nama lain seperti Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hingga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, juga harus dipertimbangkan.
"Semua kita perhatikan dan bisa saja nanti ke depan muncul nama baru. Dalam politik itu semua sangat cair dan dinamis," kata Riza.
(maf)