Ibas Yudhoyono Masuk Tim Kecil Besutan Gerindra dan Demokrat
Selasa, 31 Juli 2018 - 02:12 WIB
Ibas Yudhoyono Masuk Tim Kecil Besutan Gerindra dan Demokrat
A
A
A
JAKARTA - Partai Gerindra dan Partai Demokrat telah bersepakat untuk membentuk tim kecil guna menyukseskan Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Putra bungsu Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakni, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) masuk dalam tim kecil tersebut.
Waketum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, ada enam orang kader yang masuk tim kecil, salah satunya adalah Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)."Pak Syarief, Pak Hinca, Pak Amir Syamsuddin, Mas Ibas, Pramono Edhie, dan satu lagi saya enggak hafal," ujar Syarief di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (31/7/2018) malam.
Sebelumnya tim kecil tersebut pertama kali diungkapkan oleh Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon, yang nantinya bertugas memperkuat koalisi bersama PAN dan PKS.“Meski dengan PAN dan PKS kan bukan tim kecil saja. Pak Prabowo sendiri sudah langsung bertemu berkali-kali yang jumlahnya cukup banyak yang kami tidak hitung lagi. Jadi persamaan chemistry dan pikiran terhadap masalah kebangsaan kami sudah tahu,” kata Fadli.
Fadli mengatakan, tim kecil ini nantinya akan fokus menguatkan koalisi Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN secara teknis. “Akan dibahas juga nanti soal tim kecil untuk melakukan komunikasi yang lebih teknis dan intensif antara Gerindra, Demokrat dan tentu nanti kita juga berkomunikasi dengan PAN dan PKS," ujarnya.
Fadli juga tidak menutup kemungkinan membuka pintuk bagi partai-partai lain untuk bergabung dalam koalisi empat partai tersebut. "Kalau bisa kita duduk bersama sehingga koalisi ini utamanya adalah empat pilar ini. Saya kira nanti setelah itu dengan partai-partai lain yang mungkin baru menjadi peserta pemilu,” ucapnya.
Waketum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, ada enam orang kader yang masuk tim kecil, salah satunya adalah Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)."Pak Syarief, Pak Hinca, Pak Amir Syamsuddin, Mas Ibas, Pramono Edhie, dan satu lagi saya enggak hafal," ujar Syarief di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (31/7/2018) malam.
Sebelumnya tim kecil tersebut pertama kali diungkapkan oleh Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon, yang nantinya bertugas memperkuat koalisi bersama PAN dan PKS.“Meski dengan PAN dan PKS kan bukan tim kecil saja. Pak Prabowo sendiri sudah langsung bertemu berkali-kali yang jumlahnya cukup banyak yang kami tidak hitung lagi. Jadi persamaan chemistry dan pikiran terhadap masalah kebangsaan kami sudah tahu,” kata Fadli.
Fadli mengatakan, tim kecil ini nantinya akan fokus menguatkan koalisi Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN secara teknis. “Akan dibahas juga nanti soal tim kecil untuk melakukan komunikasi yang lebih teknis dan intensif antara Gerindra, Demokrat dan tentu nanti kita juga berkomunikasi dengan PAN dan PKS," ujarnya.
Fadli juga tidak menutup kemungkinan membuka pintuk bagi partai-partai lain untuk bergabung dalam koalisi empat partai tersebut. "Kalau bisa kita duduk bersama sehingga koalisi ini utamanya adalah empat pilar ini. Saya kira nanti setelah itu dengan partai-partai lain yang mungkin baru menjadi peserta pemilu,” ucapnya.
(whb)