Demokrat Klaim Koalisi Kerakyatan Dibentuk untuk Membantu Rakyat

Senin, 18 Juni 2018 - 15:02 WIB
Demokrat Klaim Koalisi...
Demokrat Klaim Koalisi Kerakyatan Dibentuk untuk Membantu Rakyat
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat tidak mempersoalkan jika gagasannya tentang koalisi kerakyatan gagal dibentuk pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. Partai politik berlambang mercy itu mengaku akan sendiri membantu rakyat.

"Koalisi kerakyatan ini untuk bantu-bantu rakyat, kasihan rakyat tidak diperdulikan," ujar Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean dihubungi, Senin (18/6/2018).

Hal demikian dikatakan Ferdinand menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani dan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid yang pesimistis koalisi kerakyatan bisa terbentuk.

Ferdinand menuturkan, pemerintah atau penguasa yang harusnya membantu rakyat justru lebih sibuk mempertahankan kekuasaannya. "Maka itu lah dasar dari niat membentuk koalisi kerakyatan untuk membantu rakyat. Supaya jangan hanya mikirin mempertahankan kekuasaan saja," katanya.

Adapun konsep dari koalisi kerakyatan itu, kata Ferdinand adalah bernafaskan semangat untuk membantu rakyat. "Kalaupun nanti koalisi ini gagal terbentuk, ya tidak apa-apa, biarkan kami Partai Demokrat sendirian bantu bantu rakyat," tuturnya.

Ferdinand justru menilai Arsul Sani dan Jazilul Fawaid sedang tertarik dengan gagasan koalisi kerakyatan. "Makanya bertanya-tanya karena ingin tahu dan tertarik untuk bergabung," ucapnya.

Terlebih, lanjut dia, PPP dan PKB baru sekadar pendukung pemerintah. Ketua Umum PPP Mochammad Romahurmuziy dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pun dianggap tidak memiliki peluang menjadi calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Maka itu, dengan tangan terbuka dan senang hati kami ajak PPP dan PKB untuk gabung di koalisi kerakyatan bersama Demokrat bantu bantu rakyat. Nanti baru kita bahas konsepnya bersama-sama. Yang penting bantu rakyat dulu," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
5 Provinsi Lumbung Suara...
5 Provinsi Lumbung Suara Partai Demokrat di Pemilu 2019
Pidato Politik Ketua...
Pidato Politik Ketua Umum Partai Demokrat
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Capres Resmi Partai...
Capres Resmi Partai Demokrat dalam Pilpres AS, Siapakah Joe Biden?
Soal Koalisi Partai...
Soal Koalisi Partai Islam, Zulkifli Hasan Ungkap Luka Pilpres 2019
Resmi, Partai Demokrat...
Resmi, Partai Demokrat Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved