Menhan Ajak Pimpinan Dunia Kalibrasi Arsitektur Kemananan Dunia

Sabtu, 02 Juni 2018 - 22:25 WIB
Menhan Ajak Pimpinan...
Menhan Ajak Pimpinan Dunia Kalibrasi Arsitektur Kemananan Dunia
A A A
SINGAPURA - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Ryamizard Ryacudu menghadiri forum Shangri-la dialogue 2018 di Singapura, Sabtu, (2/6/2018). Pada kesempatan tersebut, Menhan sempat menyinggung, soal pentingnya mengkalibrasi ulang tatanan arsitektur keamanan kawasan Indo Pasifik.

Menhan menyebut, klaribrasi ulang tatanan arsitektur keamanan kawasan Indo-Pasifik perlu direalisasikan agar dapat menavigasi setiap ancaman dan tantangan di kawasan dengan tepat dan benar serta proposional.

"HaI ini kita Iakukan tidak Iain adalah demi menunjukkan para pemimpin negara di belahan dunia manapun yaitu untuk menjamin keamanan bagi warganya yang pada giIiranya dapat mewujudkan Kesejahteraan kita bersama," beber Menhan dalam pidatonya.

Menhan menyebut, kalibrasi arsitektur keamanan Indonesia - Pasifik dapat dengan mulai memberikan pemahaman bahwa tindakan teror bukanlah dilakukan oleh agama Islam tapi mengatasnamakan Islam.

"Untuk haI tersebut agar negara-negara yang berpenduduk Islam dapat memberikan pencerahan meIaIui masjid-masjid, teIevisi, radio dan media sosial tentang ancaman Teror yang menakutkan yang membawa IsIam sebagai Iatar belakang dan yang pasti mereka tidak masuk surga," jelas Menhan dalam pidatonya.

Kemudian, lanjut Menhan, mencari informasi tentang kegiatan dan nama nama dan alamat orang -orang yang terlibat gerakan terorisme seperti ISIS berikut foto fotonya yang saat ini berada di Irak, Syria, Afganistan.

"Melakukan identifikasi siapa-siapa yang negara ASEAN yang pernah bersama-sama kelompok terorisme dan kemudian menginformasikan apakah kembali ke negara asal untuk di berjuang kembali ke negara asal dan dapat ditangkap. (sebarkan foto-fotonya)," jelas Menhan

Tak hanya itu, lanjut Menhan, mulai telusuri dan mencari tau darimana aliran dana para Terorisme tersebut. "Sebarkan alamat mereka yang tergabung kerjasama Intelijen di kawasan dan tutup jaringan mereka termasuk jaringan media sosial," tegas Menhan.

"Saya mempunyai keyakinan bahwa dengan niat yang baik dan pikiran jernih serta dilaksanakan sebaik - baiknya maka permasalahan yang ada pasti dapat diselesaikan secara bersama," pungkas Menhan.

Diketahui, Shangri-la dialogue Singapura 2018 merupakan forum setingkat Menteri yang dijadwalkan akan berlangsung mulai tanggal 1-3 Juni 2018.

Pada kesempatan tersebut, Menhan juga melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan AS James Mattis, Menteri Pertahanan Singapura H.E.Mr.Dr.Ng Eng Hen, Menteri Pertahanan New Zealand Hon.Mr.RonMark.
(pur)
Berita Terkait
FKUI Tinjau Kesiapan...
FKUI Tinjau Kesiapan Fakultas Kedokteran Militer Unhan
Berdialog dengan Mahasiswi...
Berdialog dengan Mahasiswi Teknik Unhan Anak Pedagang Bakso, Prabowo: Bapakmu Hebat!
Wamenhan Buka Pendidikan...
Wamenhan Buka Pendidikan Dasar Militer Kadet Mahasiswa S-1 Unhan
Lulus Summa Cumlaude,...
Lulus Summa Cumlaude, Sjafrie Sjamsoeddin Jadi Doktor Ilmu Pertahanan Ke-29 Unhan
Satgas Kemanusiaan Unhan...
Satgas Kemanusiaan Unhan Kirim 75 Dokter ke Posko Kesehatan Aceh dan Sumatera
Prabowo Teken Kesepakatan...
Prabowo Teken Kesepakatan dengan WHO Bentuk Pusat Pelatihan Medis Darurat di Unhan RI
Berita Terkini
Jokowi Siap Hadiri Sidang...
Jokowi Siap Hadiri Sidang Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jika Dipanggil Hakim
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Presiden Prabowo Anugerahkan...
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Adipura ke PM India Narendra Modi
UPN Veteran Jakarta...
UPN Veteran Jakarta Hormati Proses Judicial Review Dosen di MK
Bakal Hadiri Prosesi...
Bakal Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatulloh Khamenei, Ketua MPR: Saya Diutus Presiden
Pimpinan BGN Audiensi...
Pimpinan BGN Audiensi dengan KPK, Budi Prasetyo: Bahas Pencegahan Korupsi
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved