Perokok Remaja Tinggi, Pemerintah Diharapkan Peduli Kesehatan

Rabu, 30 Mei 2018 - 15:35 WIB
Perokok Remaja Tinggi,...
Perokok Remaja Tinggi, Pemerintah Diharapkan Peduli Kesehatan
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Sitti Hikmawaty menyebut anak muda atau remaja pengkonsumsi terbesar rokok di Indonesia beberapa tahun belakangan ini.

Sitti menambahkan, dari data litbang Kemkes RI, 2013, dampak dari industri rokok telah membunuh 240 ribu orang pertahun, 657 orang perhari. Yang merekrut perokok pemula 10-19 tahun sebesar 16,4 juta orang pertahun, 45 ribu orang perhari.

"Ada beberapa faktor penyebab anak merokok yaitu faktor farmakologis, faktor sosial, faktor psikologis. Disamping itu faktor lain dapat mempengaruhi seseorang adalah iklan yang di lakukan oleh industri rokok," ujar Sitti di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta (30/05/18).

Elfansuri Chairah, peneliti Komnas HAM menambahkan, faktor terpenting dari banyaknya remaja yang merokok adalah pemerintah. Maka dari itu, Elfan menegaskan Pemerintah harus peduli terhadap hak kesehatan masyarakat serta hak lingkungan yang sehat.

Karena itu Elfan menilai, peraturan yang ada kurang tegas dan komprehensif. "Peraturan - perundangan yang komprehensif, ketat dan tegas perlu segera di buat dan dilaksanakan untuk menghindari kerusakan dan tragedi yang mengancam generasi muda Indonesia kini dan akan datang dari ancaman produk produk tembakau," ucap Elfan.

Negara berkewajiban melindungi hak kesehatan publik dari bahaya zat adiktif berupa produk produk tembakau. Elfan mendesak pemerintah agar menjadi bagian Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) untuk menghindari hancurnya generasi muda Indonesia.

Adapun FCTC kepanjangan dari Framework Convention on Tobacco Control atau kerangka kerja pengendalian tembakau. FCTC adalah penjanjian internasional yang digagas badan kesehatan dunia WHO.

"Untuk itu RI sudah seharusnya menjadi pihak FCTC sebagaimana dilakukan oleh hampir seluruh negara negara di dunia," tambahnya.
(maf)
Berita Terkait
Pengaturan Ulang Regulasi...
Pengaturan Ulang Regulasi Rokok Elektrik Bisa Berdampak pada Kebijakan Fiskal
Dinilai Ganggu Ekonomi...
Dinilai Ganggu Ekonomi Masyarakat, Kenaikan Cukai Rokok Diminta Setop
Menelisik di Balik Bahaya...
Menelisik di Balik Bahaya Rokok Ilegal
Ekonom: Kenaikan Cukai...
Ekonom: Kenaikan Cukai Rokok Saat Pandemi Kurang Tepat
Foom Berupaya Bantu...
Foom Berupaya Bantu Perokok Beralih ke Cara yang Lebih Aman
Pekerja Hiburan Demo...
Pekerja Hiburan Demo di DPRD Jakarta, Protes Raperda Kawasan Tanpa Rokok
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved