Ketua DPR Optimistis Zakat Berdampak Besar Entaskan Kemiskinan
Rabu, 30 Mei 2018 - 14:09 WIB
Ketua DPR Optimistis Zakat Berdampak Besar Entaskan Kemiskinan
A
A
A
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) optimistis zakat umat Islam yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan berdampak signifikan dalam pengentasan kemiskinan. Syaratnya zakat tersebut dikelola dengan baik dan profesional.
Bamsoet mengatakan, sebagai salah satu rukun islam, potensi zakat umat islam Indonesia sangat besar. Karenanya perlu dikelola secara profesional, aman dan teratur melalui Baznas sehingga bisa dimaksimalkan pemanfaatannya.
Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini membeberkan, data Baznas menyebutkan potensi zakat umat islam Indonesia mencapai Rp286 triliun. Untuk memaksimalkan potensi itu, ia mengajak semua umat muslim di Indonesia menyetorkan zakatnya melalui Baznas.
"Membangun zakat sebagai instrumen dalam sistem pengentasan kemiskinan perlu digalakkan. Karenanya, perlu kesadaran dari seluruh umat untuk mau menyisihkan rezekinya untuk membantu pengentasan kemiskinan," kata Bamsoet saat buka puasa bersama pengurus Partai Golkar, organisasi kemasyarakatan, Kadin, Hipmi, dan komunitas club mobil dan motor besar di rumah dinas Ketua DPR RI, Jakarta, Selasa (29/5/2018).
Politisi Partai Golkar ini menyadari, upaya menggali potensi dan optimalisasi peran zakat melalui Baznas belum berjalan maksimal karena banyak faktor. Salah satu cara agar optimal Baznas harus aktif mensosialisasikan dirinya ke masyarakat.
“Sehingga masyarakat bisa mempercayai pengelolaan zakatnya melalui Baznas. Jangan sampai potensi besar zakat menjadi sia-sia karena tidak dikelola secara profesional," ujarnya.
Bamsoet berharap di masa mendatang umat Islam bisa mempercayakan penyaluran zakatnya melalui Baznas. Melalui pembayaran zakat, berarti umat muslim telah berpartisipasi dalam pembangunan kesejahteraan umat. Sekaligus menjalankan tanggung jawab sosial dalam mensejahterakan orang lain yang masih berada dalam kekurangan.
"Alhamdulillah saya pribadi telah menyalurkan zakat melalui Baznas. Penyerahan dilakukan bersama Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, serta para menteri Kabinet Kerja dan para pimpinan lembaga negara di Istana Negara pada hari Senin, 28 Mei lalu," Bamsoet bercerita.
Menurutnya, mengeluarkan zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu dan telah memenuhi syarat dan ketentuan syariat Islam. “Insya Allah dengan penyaluran melalui Baznas, zakat yang telah diserahkan dapat disalurkan kepada para saudara kita yang berhak dan membutuhkan," sambungnya.
Bamsoet mengatakan, sebagai salah satu rukun islam, potensi zakat umat islam Indonesia sangat besar. Karenanya perlu dikelola secara profesional, aman dan teratur melalui Baznas sehingga bisa dimaksimalkan pemanfaatannya.
Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini membeberkan, data Baznas menyebutkan potensi zakat umat islam Indonesia mencapai Rp286 triliun. Untuk memaksimalkan potensi itu, ia mengajak semua umat muslim di Indonesia menyetorkan zakatnya melalui Baznas.
"Membangun zakat sebagai instrumen dalam sistem pengentasan kemiskinan perlu digalakkan. Karenanya, perlu kesadaran dari seluruh umat untuk mau menyisihkan rezekinya untuk membantu pengentasan kemiskinan," kata Bamsoet saat buka puasa bersama pengurus Partai Golkar, organisasi kemasyarakatan, Kadin, Hipmi, dan komunitas club mobil dan motor besar di rumah dinas Ketua DPR RI, Jakarta, Selasa (29/5/2018).
Politisi Partai Golkar ini menyadari, upaya menggali potensi dan optimalisasi peran zakat melalui Baznas belum berjalan maksimal karena banyak faktor. Salah satu cara agar optimal Baznas harus aktif mensosialisasikan dirinya ke masyarakat.
“Sehingga masyarakat bisa mempercayai pengelolaan zakatnya melalui Baznas. Jangan sampai potensi besar zakat menjadi sia-sia karena tidak dikelola secara profesional," ujarnya.
Bamsoet berharap di masa mendatang umat Islam bisa mempercayakan penyaluran zakatnya melalui Baznas. Melalui pembayaran zakat, berarti umat muslim telah berpartisipasi dalam pembangunan kesejahteraan umat. Sekaligus menjalankan tanggung jawab sosial dalam mensejahterakan orang lain yang masih berada dalam kekurangan.
"Alhamdulillah saya pribadi telah menyalurkan zakat melalui Baznas. Penyerahan dilakukan bersama Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, serta para menteri Kabinet Kerja dan para pimpinan lembaga negara di Istana Negara pada hari Senin, 28 Mei lalu," Bamsoet bercerita.
Menurutnya, mengeluarkan zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu dan telah memenuhi syarat dan ketentuan syariat Islam. “Insya Allah dengan penyaluran melalui Baznas, zakat yang telah diserahkan dapat disalurkan kepada para saudara kita yang berhak dan membutuhkan," sambungnya.
(poe)