Cegah Terorisme, Pendidikan Pancasila Harus Intens Diajarkan

Sabtu, 19 Mei 2018 - 16:43 WIB
Cegah Terorisme, Pendidikan...
Cegah Terorisme, Pendidikan Pancasila Harus Intens Diajarkan
A A A
JAKARTA - Direktur Komunikasi BIN, Wawan Hari Purwanto menyatakan, salah satu upaya melawan terorisme adalah dengan memberikan pemahaman pendidikan Pancasila yang baik. Namun beliau merasa heran mengapa di sekolah tidak lagi diajarkan secara intens mengenai Pancasila.

"Bahkan ideologi mengenai Pancasila pun tidak di ajarkan disekolah sekolah. Ini pemahaman yang salah mereka beranggapan model pendidikan sekolah yang lama tidak pas. Padahal yang lama lebih bagus kita pakai," kata Wawan pada talkshow yang diadakan oleh MNC Trijaya Network di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/5/2018).

Hal yang sama juga disampaikan Direktur Riset Setara Institute, Halili yang beranggapan bahwa, semua pihak harus memberikan perhatian serius pada dunia pendidikan.

Halili telah melakukan survei pada 171 sekolah dan hasilnya mengkhawatirkan katanya. Ada sekelompok orang dari mereka yang bersekolah di SMA Negeri yang sudah terpapar ideologi terorisme.

"Dari proses melakukan personalisis ada 0,3 % siswa terpapar idelogi teror,
2,4 % siswa terpapar intoleransi aktif sedangkan sisanya 61,6% memiliki toleransi aktif. Dalam konteks ini jumlah 6 % dari jumlah siswa yang terpapar ideologi terorisme dan intoleransi terlalu banyak dan kita harus memberikan fokus pada itu," ungkapnya.

Anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan juga menambahkan paham atau ajaran ideologi radikalisme semakin gampang di akses melalui kemajuan IPTEK. Kemajuan IPTEK mempermudah seseorang untuk mendapatkan informasi melalui media massa seperti media sosial.

Oleh karenanya, Arteria bersama pemerintah akan mengusahakan untuk mengatur media media sosial dalam mempersempit ruang untuk menyebarkan paham radikalisme.

"Kemajuan IPTEK harus membangun dengan bangsa. Nah nantinya kita akan membuat MOU dengan semua media sosial dari Facebook, Telegram dan lainnya," ungkap Arteria.
(maf)
Berita Terkait
BREAKING NEWS, Densus...
BREAKING NEWS, Densus 88 Antiteror Tangkap Teroris di Bekasi
Terkait ISIS, Ini Identitas...
Terkait ISIS, Ini Identitas Lengkap Terduga Teroris di Bekasi
BNPT dan LPSK Bahas...
BNPT dan LPSK Bahas PP Perlindungan Korban Terorisme
Pria Australia Didakwa...
Pria Australia Didakwa UU Terorisme karena Serukan Pembunuhan Muslim
Seorang WNI Jadi Orang...
Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Diadili di Bawah UU Terorisme Baru Filipina
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Berita Terkini
DPR Targetkan RUU Perampasan...
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Dibahas dan Disahkan Tahun Ini
Siap Hadapi Persidangan,...
Siap Hadapi Persidangan, Gus Yaqut: Ungkap Mana yang Benar dan Salah
Kemendukbangga Perkuat...
Kemendukbangga Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Bonus Demografi dan Penurunan Stunting
Akan Atur Royalti Dalam...
Akan Atur Royalti Dalam UU, Baleg DPR: Karya Jurnalistik juga Miliki Hak Cipta
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved