Ketua PBNU Said Aqil: Teror dan Kekerasan Bukan Ciri Ajaran Islam

Minggu, 13 Mei 2018 - 11:12 WIB
Ketua PBNU Said Aqil:...
Ketua PBNU Said Aqil: Teror dan Kekerasan Bukan Ciri Ajaran Islam
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengutuk keras aksi bom bunuh di sejumlah gereja di Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (13/5/2018) pagi.

Ketua Umum PBNU Prof KH Said Aqil Siroj mengatakan, radikalisme, apalagi yang mengatasnamakan agama, sungguh sangat memprihatinkan dan mengiris hati. Oleh sebab itu, PBNU menegaskan mengecam dan mengutuk keras segala tindakan terorisme, apapun motif dan latar belakangnya.

"Segala macam tindakan menggunakan kekerasan, apalagi yang mengatasnamakan agama dengan cara menebarkan teror, kebencian, dan kekerasan bukanlah ciri ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Islam mengutuk segala bentuk kekerasan. Bahkan tidak ada satu pun agama di dunia ini yang membenarkan cara-cara kekerasan dalam kehidupan," ujar Said Aqil dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews.

Said Aqil menyampaikam rasa bela sungkawa yang sangat mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang sedang dialami. Segala yang terjadi merupakan suratan takdir dan harus menerimanya dengan penuh sikap kedewasaan, lapang dada, ketabahan dan kesabaran. (Baca juga: Update Bom Surabaya: Delapan Tewas dan 38 Luka)

PBNU juga mendukung penuh upaya dan langkah-langkah aparat keamanan untuk mengusut secara cepat dan tuntas motif, pola, serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut. "Gerakan terorisme sudah semakin sedemikian merajalela, maka diperlukan penanganan khusus yang lebih intensif dari pelbagai pihak, utamanya negara melalui keamanan," katanya.

PBNU juga mengajak seluruh warga Indonesia untuk bersatu padu menahan diri, tidak terprovokasi serta terus menggalang solidaritas kemanusiaan sekaligus menolak segala bentuk kekerasan. Jika mendapati peristiwa sekecil apapun yang menjurus pada radikalisme dan terorisme segera laporkan ke aparat keamanan.

"Segala hal yang mengandung kekerasan sesungguhnya bertentangan dengan ajaran Islam dan bahkan bertentangan dengan ajaran agama apapun. Islam mengajarkan nilai-nilai kesantunan dalam berdakwah sebagaimana disebutkan dalam Alquran," tegasnya. (Baca juga: PBNU Mengutuk Keras Teror Bom Surabaya)

PBNU mendesak pemerintah untuk mengambil langkah tegas serta cepat terkait penanganan dan isu terorisme dan radikalisme. Langkah ini harus ditempuh sebagai bagian penting dari upaya implementasi dan kewajiban negara untuk menjamin keamanan hidup warganya. Apapun motifnya, kekerasan, radikalisme, dan terorisme tidak bisa ditolerir apalagi dibenarkan, sebab mencederai kemanusiaan.

Khusus kepada warga NU, Said Aqil mengimbau untuk senantiasa meningkatkan dzikrullah dan berdoa kepada Allah Swt. Untuk keselamatan, keamanan, kemaslahatan, dan ketenteraman hidup dalam berbangsa dan bernegara. Nahdlatul Ulama (NU) juga meminta kepada semua pihak untuk menghentikan segala spekulasi yang bisa memperkeruh peristiwa ini.

"Kita percayakan penanganan sepenuhnya di tangan aparat keamanan. Kita mendukung aparat keamanan, salah satunya dengan cara tidak ikut-ikutan menyebarkan isu, gambar korban, dan juga berita yang belum terverifikasi kebenarannya terkait peristiwa ini," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Ledakan Keras di Mako...
Ledakan Keras di Mako Brimob Polda Jatim, Tak Ada Korban Jiwa
Polda Jatim Amankan...
Polda Jatim Amankan Ribuan Detonator Bom Ikan, 2 Orang Ditetapkan Tersangka
Ledakan Keras di Asrama...
Ledakan Keras di Asrama Brimob Polda Jatim Dipicu Sisa Bahan Peledak
Momen Haru Anak Polisi...
Momen Haru Anak Polisi Korban Bom Surabaya Lolos Jadi Polwan
Ledakan di Mako Brimob...
Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim: Mobil Berisi Alat Penjinak Bom Rusak
Mako Brimob Polda Jatim...
Mako Brimob Polda Jatim Tak Miliki Gudang Standar Penyimpanan Bahan Peledak, Pengamat: Agak Mengherankan
Berita Terkini
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved