Terjaring OTT KPK, Begini Nasib Pejabat Kemenkeu

Senin, 07 Mei 2018 - 16:01 WIB
Terjaring OTT KPK, Begini...
Terjaring OTT KPK, Begini Nasib Pejabat Kemenkeu
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberhentikan sementara Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman, Yaya Purnomo.

Kasus yang melibatkan Yaya diduga terjadi pada tahun 2013. "Hal ini didapat dari pengembangan bukti-bukti. Seperti bukti rekaman dan foto yang diduga melibatkan Pemda Kaltim," tutur Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Budiarso Teguh Widodo di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (7/5/2018). (Baca juga: Anggota DPR dan Pejabat Kemenkeu Tersangka)

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap sejumlah orang pada Jumat 4 Mei 2018 malam. Di antaranya Yaya dan anggota Komisi XI DPR Amin Santono. Penangkapan terkait dugaan suap terkait penganggaran pada Rancangan APBN Perubahan 2018.

Budiarso melanjutkan, ada satu orang lagi dari institusinya yang masih menjalani pemeriksaan oleh KPK. "Satu orang terduga masih diperiksa oleh KPK, statusnya saksi. Nanti kita tunggu saja perkembangnnya dari KPK," tuturnya.

Kemenkeu bisa memecat Yayat jika ditemukan berbagai bukti kuat telah terlibat kasus korupsi. "Beberapa syarat sudah terpenuhi, kita juga masih menunggu surat resmi penangkapan YP (Yaya Purnomo-red) oleh KPK dan itu cukup membuatnya diberhentikan selamanya," tandasnya.

Budiarso mengungkapkan bersama Menteri Keuangan akan melakukan pembersihan di sektor internal. Dengan mereka yang terindikasi terutama terkait praktik gratifikasi, percaloan, suap, dan korupsi serta nepotisme.

"Bila saat pembersihan didapati ada yang melakukan praktik gratifikasi, nanti akan dilakukan penyelesaian secara internal oleh seluruh jajaran Kemenkeu. Tidak perlu OTT oleh KPK lagi, nanti kita langsung kasih sanksi tegas," tuturnya.

(dam)
wa-channel
Follow
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Hanya Tangkap 5 Orang,...
Hanya Tangkap 5 Orang, KPK Akui Tak Banyak OTT Sepanjang Semester I 2022
Usai Terjaring OTT KPK,...
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Segera Diterbangkan ke Jakarta
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Terpopuler
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved