Hadapi Terorisme, Pasukan Elit TNI Digembleng Perang Gerilya dan Kota

Kamis, 03 Mei 2018 - 14:45 WIB
Hadapi Terorisme, Pasukan...
Hadapi Terorisme, Pasukan Elit TNI Digembleng Perang Gerilya dan Kota
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengganti alat utama sistem persenjataan (Alutsista) milik Korps Marinir TNI AL yang sudah tidak layak. Termasuk memperbaiki sarana dan prasarana milik pasukan elit tersebut.

"Kedatangan saya ke sini untuk mengecek kesiapan baik personel, asrama, maupun alutsistanya. Di mana kekurangan-kekurangannya, kita akan berusaha memenuhinya," ujarnya di Bumi Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (3/5/2018).

Ryamizard menyebut, salah satunya adalah tank buatan Polandia yang usianya kini sudah di atas 40 tahun. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini menyarankan, agar alutsista yang sudah tua tidak perlu digunakan lagi.

"Pasti akan dipenuhi tidak boleh setengah-setengah seperti tank buatan Polandia yang sudah 40 tahun. Usia alutsista 50 ke atas tidak usah lagi (dipakai) ya," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Pangkostrad ini juga mengaku akan meningkatkan kemampuan para prajurit marinir dengan latihan perang gerilya dan perang kota. Hal ini penting guna membendung ancaman terorisme yang berasal dari Filipina.

"Ancaman kita salah satunya adalah terorisme. Kita sekarang menghadapi hadapi teroris generasi ketiga. Generasi pertama yang meledakkan Gedung WTC, di Amerika. Generasi kedua ISIS dan yang ketiga yaitu pejuang-pejuang yang kembali ke negaranya dan membentuk negara Islam," katanya.

Ryamizard menyebut, saat ini muncul organisasi Islamic State Indonesia, Islamic State Filipina dan Islamic State Malaysia. Organisasi tersebut diduga kuat akan membuat kekacauan. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah Filipina.

"Patroli laut dan udara sudah dilakukan bersama-sama. Tinggal darat, saya akan laksanakan setelah Lebaran, saya minta siapkan 1 kompi, 1 kompi dan 10 sniper. Saya Latih di perbatasan bagaimana perang gerilya di Kalimantan. Ada dari Kopassus, Kostrad, Marinir, Paskhas. Enggak usah lama-lama, orang-orangya sudah terlatih kok," katanya.

Ryamizard menegaskan, saat ini wilayah yang paling aman bagi teroris itu di Filipina selatan. Ada banyak jumlah pemberontak karena didukung warga setempat. Akibatnya pemerintah sulit mengatasinya begitu juga dengan tentara.

"Kita sudah kerja sama trilateral dengan tiga negara untuk membendung teroris. Saya juga buat Our Eyes untuk melihat situasi apa di sana. Kita ajak, kalau enggak mau kita hancurkan saja. Di sana kan perang kota, perang gerilya, prajurit harus paham itu," tegasnya.

Dankormar Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono mengapresiasi kehadiran Menhan Ryamizard Ryacudu ke Markas Marinir, Cilandak. "Kami warga Korps Marinir menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas arahan dan bimbingan kepada kami semua dalam menjalankan tugas," ucapnya singkat.
(pur)
Berita Terkait
Prabowo Dikelilingi...
Prabowo Dikelilingi 5 Jenderal Baru Angkatan Darat
Wamenhan Terima Kunjungan...
Wamenhan Terima Kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata Australia
Prabowo Rampung Bangun...
Prabowo Rampung Bangun RS Pusat Pertahanan Negara dan 25 RS TNI
Brigjen TNI Totok Serahkan...
Brigjen TNI Totok Serahkan Jabatan Karo Humas Kemhan ke Kolonel Ignatius
Profil Menhan Turki...
Profil Menhan Turki Yasar Guler, Mantan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata
Profil Ida Bagus Purwalaksana,...
Profil Ida Bagus Purwalaksana, Jenderal Bintang Tiga yang Pernah Duduki Jabatan Strategis di Kemhan
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved