Kapolri Imbau jika Ada Hoaks Jangan Langsung Disebar

Jum'at, 27 April 2018 - 19:38 WIB
Kapolri Imbau jika Ada...
Kapolri Imbau jika Ada Hoaks Jangan Langsung Disebar
A A A
PONTIANAK - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengingatkan kepada semua pihak untuk mewaspadai munculnya hoaks yang berasal dari negara asing dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 dan pemilihan umum (pemilu) 2019.

Hal itu dikatakan Tito usai kunjungannya bersama Panglima TNI ke perbatasan Entikong dan Aruk di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Karena, hoaks ini bertujuan untuk memecah belah bangsa Indonesia.

"Kita waspadai masalah medsos, yang terkadang ada berita hoaks bisa jadi itu bukan dari pasangan calon tetapi ada pihak ketiga, dari unsur-unsur negara lain yang ingin mengganggu negara kita," kata Tito, Jumat (27/4/2018).

Karena itu, Tito mengimbau jika ada hoaks, siapapun jangan langsung menyebarkan itu ke siapapun, baiknya dicerna terlebih dahulu dan dicari kebenarannya. "Jangan langsung disebar kan karena ini akan membuat kebingungan masyarakat," imbaunya.

Terkait pengamanan pilkada, kata Tito, kunjungannya bersama Panglima TNI sekaligus bertujuan untuk meyakinkan bahwa pilkada di Kalimantan Barat dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Tito juga sudah memberikan arahan kepada jajaran Polri dan TNI untuk solid dan kompak dalam mengawal pilkada ini.

"Alhamdulillah dari pandangan bapak Panglima dan pandangan saya selaku pimpinan Polri kekompakan Sangat luar biasa antara keduanya, itulah modal yang sangat penting untuk pilkada ini," ujarnya.

Yang kedua lanjut dia, tentu saja netralitas TNI-Polri juga ditekankan. Dan apa yang sudah dikerjakan teman-teman Polri dan TNI, Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan stakeholder terkait semuanya berjalan lancar.

"Sehingga. kalau kondisi ini berjalan lancar dan kalau kondisi ini bisa kita pertahankan insya Allah kita sangat optimistis pilkada di Kalimantan Barat akan berjalan aman dan lancar ini yg perlu ditulis. Agar masyarakat tenang dan confident," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Peran IT dan Media Sosial...
Peran IT dan Media Sosial di Bidang Hukum di Mata Advokat Senior Stefanus Gunawan
Australia Bakal Melarang...
Australia Bakal Melarang Anak di Bawah Umur dari Media Sosial: Minimal 16 Tahun!
Pemerintah Indonesia...
Pemerintah Indonesia Kaji Aturan Batas Usia Medsos, Bye-Bye TikTok untuk Anak di Bawah Umur?
Maksimalkan Beragam...
Maksimalkan Beragam Fitur Sosmed, Brand Mahasiswa ini Tembus Negeri Tetangga
Mangkus-Sangkil Media...
Mangkus-Sangkil Media Sosial
Hadirkan Teknologi Inovatif...
Hadirkan Teknologi Inovatif untuk Pelanggan, Blibli Bersaing secara Global
Berita Terkini
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved