LIPI: Usulan Hary Tanoe Soal Infrastruktur Bisa Ringankan APBN

Sabtu, 07 April 2018 - 23:16 WIB
LIPI: Usulan Hary Tanoe...
LIPI: Usulan Hary Tanoe Soal Infrastruktur Bisa Ringankan APBN
A A A
JAKARTA - Pakar Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Agus Eko Nugroho sepakat dengan pemikiran Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo soal pembangunan infrastruktur.

"Saya sepakat pembangunan infrastruktur komersial sebaiknya dimainkan oleh swasta," kata dia.

Menurut Agus, sejauh ini konsep kemitraan swasta-pemerintah atau Public Private Partner (PPP) belum mampu mendorong peran swasta dalam pembangunan infrastruktur.

Karenanya revitalisasi program PPP harus dilakukan yakni pihak swasta diberikan kesempatan mengakuisisi infrastruktur komersial.

Tidak dipungkirinya bahwa saat ini masih sangat sulit bagi pemerintah benar-benar lepas dari ketergantungan APBN dalam hal pembangunan infrastruktur.

Hal tersebut dikarenakan beberapa hal, di antaranya keterbatasan modal di BUMN yang ada, serta masih terbatasnya peran pasar obligasi di Indonesia.

"Harus diakui bahwa sampai saat ini Indonesia masih kuat ketergantungan terhadap APBN dalam banyak hal, termasuk pembangunan infrastruktur," ujar Agus.

Selain itu, Agus menjelaskan, pemerintah masih kesulitan untuk mendapatkan biaya dari pasar modal nasional.

Salah satu upaya melanjutkan pembangunan infrastruktur komersial yakni mengajak peran serta pihak swasta yang memang cukup modal melakukan pekerjaan tersebut.

"Namun bisa juga dilakukan pemerintah dengan penguatan modal BUMN melalui pembentukan holding BUMN menjadi langkah strategis. Transformasi beberapa bank untuk menjadi investment banking bisa menjadi alternatif langkah yang dapat dilakukan oleh pemerintah," papar Agus.

Seperti diketahui saat ini pembangunan infrastruktur masih menggunakan APBN dengan menyuntikkan penyertaan modal negara (PMN) kepada BUMN, kemudian BUMN membangun infrastruktur komersial.

Hary Tanoe menilai pembangunan infrastruktur saat ini sangat baik, namun disisi lain harus diimbangi dengan pembangunan dan peningkatan produktivitas masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah

Penghematan APBN tersebut, lanjutnya bisa digunakan untuk hal-hal yang produktif yang membangun produktivitas masyarakat, khususnya masyarakat kelas menengah bawah.
(rhs)
Berita Terkait
Provinsi hingga Kabupaten/Kota...
Provinsi hingga Kabupaten/Kota Masih Butuh Sokongan APBN, HT: Idealnya Pembangunan dengan PAD
Tragedi Kanjuruhan,...
Tragedi Kanjuruhan, Hary Tanoesoedibjo Berduka
Hary Tanoesoedibjo:...
Hary Tanoesoedibjo: Selamat Hari Santri
Hary Tanoesoedibjo Apresiasi...
Hary Tanoesoedibjo Apresiasi Kiprah PSMTI
Hary Tanoesoedibjo Luncurkan...
Hary Tanoesoedibjo Luncurkan Portal Celebrities.id
Happy 37th Anniversary...
Happy 37th Anniversary Hary-Liliana Tanoesoedibjo!
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved