Respons Pengamat Soal HT Imbau Pemerintah Fokus Infrastruktur Nonkomersial

Jum'at, 06 April 2018 - 01:13 WIB
Respons Pengamat Soal...
Respons Pengamat Soal HT Imbau Pemerintah Fokus Infrastruktur Nonkomersial
A A A
JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing sepakat dengan saran dari Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) agar pemerintah fokus kepada proyek yang bersifat nonkomersial dan menjual proyek komersial ke swasta.

Ini karena, dalam setiap pelaksanaan pembangunan infrastruktur dilakukan pemerintah tidak terlepas dari peran serta pihak swasta.

"Faktanya menunjukkan pemerintah kita memang harus menggandeng swasta dalam membangun infrastruktur. Apalagi yang non-komersial seperti yang digencarkan Hary Tanoe sekarang ini," katanya saat dihubungi via telepon, Kamis (5/4/2018).

Misalnya kata dia, pemerintah dalam upaya pembangunan infrastruktur jalan tol menuai pujian, dari target awal 1.800 kilometer yang harus dikerjakan sampai tahun 2019, sampai saat ini sudah 1.853 km yang berhasil digarap dan bahkan melebihi target.

Namun begitu, untuk mencapai target yang lebih luas dalam jangka panjang, pemerintah jelas membutuhkan peran swasta.

Apalagi, Ermus mengatakan demi kelancaran pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah dibutuhkan regulasi yang transparan, agar investor yang berinvestasi di Indonesia tidak mengalami hambatan dalam upaya membantu proyek infrastruktur pemerintah.

"Sekarang ini kita memang harus bersinergi dengan swasta, namun dibutuhkan regulasi yang menarik bagi pihak swasta untuk menanamkan investasi," terangnya.

Sebelumnya HT mengatakan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah diharapkan fokus pada proyek yang bersifat non komersial. Sementara yang komersial bisa dijual ke swasta.

"Pemerintah diharapkan fokus bangun infrastruktur non komersial, yang komersial jual ke swasta ringankan beban APBN," kata Ketua Umum Partai Perindo seperti tertulis di akun twitternya @Hary_Tanoe, Rabu (4/4).

Swasta yang dimaksud termasuk BUMN, dalam negeri atau pun asing. Seperti diketahui saat ini pembangunan infrastruktur masih menggunakan APBN dengan menyuntikkan penyertaan modal negara (PMN) kepada BUMN, kemudian BUMN membangun infrastruktur komersial.

HT menilai pembangunan infrastruktur saat ini sangat baik, namun di sisi lain harus diimbangi dengan pembangunan dan peningkatan produktivitas masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah

Penghematan APBN tersebut, lanjutnya bisa digunakan untuk hal-hal yang produktif yang membangun produktivitas masyarakat, khususnya masyarakat kelas menengah bawah.
(maf)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Partai Perindo: Mars...
Partai Perindo: Mars Partai Perindo dengan QR Code
Profile Partai Perindo
Profile Partai Perindo
Rakernas Partai Perindo...
Rakernas Partai Perindo 2022, Hari Ke-2 Pembekalan DPW Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
Berita Terkini
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved