Soal Indonesia 2030 Bubar, Gerindra: Prabowo Marah Sama Penulisnya

Sabtu, 24 Maret 2018 - 16:24 WIB
Soal Indonesia 2030...
Soal Indonesia 2030 Bubar, Gerindra: Prabowo Marah Sama Penulisnya
A A A
JAKARTA - Pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mengutip prediksi para ahli di luar negeri yang menyatakan Indonesia tidak akan ada lagi pada tahun 2030 ramai diperbincangkan. Adapun pernyataan Prabowo itu mengutip buku Ghost Fleet karya Peter W Singer.

Terkait hal itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Habiburokhman menjelaskan bahwa Prabowo Subianto geram dengan penulis buku novel Ghost Fleet Peter W Singer. Sehingga, isi buku Ghost Fleet itu disinggung oleh Prabowo dalam pidatonya beberapa waktu lalu.

"Kalau sudah baca kan jelas bahwa itu kegeraman beliau (Prabowo, red) pada penulis buku novel itu. Sehingga beliau inginnya kita semua bangkit," ujar Habiburokhman di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/3/2018).

Dia mengatakan bahwa Prabowo Subianto merupakan motivator yang sangat ulung. "Kalau dia dari zaman memimpin pasukan sampai saat ini, memimpin partai politik, beliau kalau pidato, pasti jiwa nasionalisme kita bangkit," tuturnya.

Namun, dia merasa bahwa ada pihak yang memelintir pidato Prabowo itu, yang mengopinikan Prabowo menyebut Indonesia bakal bubar pada tahun 2030 mendatang. "Justru Pak Prabowo marah dengan yang bikin novel itu. Kok enak saja negara kita mau dibikin bubar, kita harus bangkit, nah kurang lebih seperti itu," pungkasnya.

Diketahui, video pidato Prabowo Subianto yang mengutip buku Ghost Freet itu diunggah di akun resmi Facebook Gerindra. Berikut penggalan pernyataannya :

"Saudara-saudara! Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini. Tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030. Bung! Mereka ramalkan kita ini bubar, elite kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen rakyat kita, enggak apa-apa."
(kri)
Berita Terkait
Raih Penghargaan KIP,...
Raih Penghargaan KIP, Prabowo dan Gerindra Komitmen Berantas Korupsi dan Junjung Tinggi Demokrasi
Rayakan Usia ke-18,...
Rayakan Usia ke-18, Fraksi Gerindra DPR Gaungkan Semangat Kebersamaan
Prabowo Subianto Hadiri...
Prabowo Subianto Hadiri Peringatan HUT ke-15 Partai Gerindra
Kala Prabowo Sentil...
Kala Prabowo Sentil Orang Pintar hingga Profesor yang Banyak Bicara di Podcast
Prabowo Siap Tempur...
Prabowo Siap 'Tempur' di Pemilu 2024! Al dan El Gabung Gerindra, Iwan Bule Gantikan Posisi Sandiaga Uno
Gerindra Dukung APBN...
Gerindra Dukung APBN 2026 sebagai Katalis Pertumbuhan Nasional
Berita Terkini
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved