KPK Berharap Novel Baswedan Bisa Kembali Melihat Seutuhnya
Kamis, 22 Maret 2018 - 08:15 WIB
KPK Berharap Novel Baswedan Bisa Kembali Melihat Seutuhnya
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo berharap anak buahnya, Novel Baswedan dapat sembuh total setelah dilakukan operasi besar tahap II. Operasi terhadap mata kiri Novel Baswedan rencananya akan digelar pada Kamis, 23 Maret 2018, besok.
"Kami semua insan KPK berdoa, InsyaAllah, Allah SWT memberi kesembuhan kepada anggota keluarga kami, Novel Baswedan," kata Agus, Kamis (22/3/2018).
Senada dengan Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarief juga mengharapkan hal yang sama. Dia berharap kedua mata penyidik senior itu dapat kembali seperti sedia kala.
"Ya, kami sangat berharap Novel dimudahkan kesembuhannya," ujar Syarief dikonfirmasi terpisah.
Syarief menambahkan, selain kesembuhan Novel, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan tim pemantau kasus Novel Baswedan bentukan Komnas HAM.
Syarief berharap, tim pemantau kasus Novel itu dapat memberikan rekomendasi yang baik untuk mengungkap pelaku maupun dalang penyiram air keras ke Novel Baswedan.
"Kami sudah berkoordinasi, intinya, (tim pemantau itu) dapat membantu Polri agar segera ditemukan penyerangnya," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Novel mengalami kerusakan mata dan hampir buta setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada, 11 April 2017, lalu, di kawasan rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Namun demikian, jajaran Kepolisian belum juga berhasil ‎mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Padahal, pihak kepolisian sudah merilis sketsa dua terduga pelaku penyerangan terhadap Novel.
"Kami semua insan KPK berdoa, InsyaAllah, Allah SWT memberi kesembuhan kepada anggota keluarga kami, Novel Baswedan," kata Agus, Kamis (22/3/2018).
Senada dengan Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarief juga mengharapkan hal yang sama. Dia berharap kedua mata penyidik senior itu dapat kembali seperti sedia kala.
"Ya, kami sangat berharap Novel dimudahkan kesembuhannya," ujar Syarief dikonfirmasi terpisah.
Syarief menambahkan, selain kesembuhan Novel, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan tim pemantau kasus Novel Baswedan bentukan Komnas HAM.
Syarief berharap, tim pemantau kasus Novel itu dapat memberikan rekomendasi yang baik untuk mengungkap pelaku maupun dalang penyiram air keras ke Novel Baswedan.
"Kami sudah berkoordinasi, intinya, (tim pemantau itu) dapat membantu Polri agar segera ditemukan penyerangnya," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Novel mengalami kerusakan mata dan hampir buta setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada, 11 April 2017, lalu, di kawasan rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Namun demikian, jajaran Kepolisian belum juga berhasil ‎mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Padahal, pihak kepolisian sudah merilis sketsa dua terduga pelaku penyerangan terhadap Novel.
(maf)