Jokowi Sebut Hoax dan Berita Bohong Bikin Resah Masyarakat

Sabtu, 10 Maret 2018 - 16:11 WIB
Jokowi Sebut Hoax dan...
Jokowi Sebut Hoax dan Berita Bohong Bikin Resah Masyarakat
A A A
BOGOR - Maraknya hoax di media sosial (Medsos) menjadi salah satu hal yang disinggung Presiden Joko Widodo di acara rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat, hari ini.

Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengatakan, bahwa Medsos kini sering digunakan untuk kegiatan yang merugikan.

"Untuk menyampaikan berita bohong, hoax, untuk saling menghujat dan mencemooh, saling mencela, saling menjelekkan, untuk mengumbar kebencian yang justru membawa keresahan di masyarakat," kata Presiden Jokowi di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018).

Dikatakannya, kondisi medsos tersebut hampir terjadi di semua negara, tidak hanya di Indonesia. Dia yakin, setiap pemimpin negara mana pun kaget dengan informasi di Medsos saat ini.

"Misal di sosial media ada berita puluhan tentara RRC masuk melalui Bandara Soekarno Hatta. Setelah kita cek ke kepolisian, berita itu tidak ada dan tidak benar," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Contoh lainnya, kata dia, puluhan kasus penyerangan terhadap ulama. "Isunya di media sosial ada 41 kasus. Setelah dicek tidak benar. Yang benar memang hanya tiga kasus yang sedang dalam penanganan serius oleh Kepolisian," ucap mantan wali kota Solo ini.

Maka itu, dia curiga bahwa ada pihak yang sengaja menyebarkan hoax di medsos. "Sepertinya memang semua itu disengaja untuk memperkeruh suasana. Inilah yang harus kita cegah dan kita tindak sesuai hukum yang berlaku," tuturnya.

Dia pun mengaku sudah meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menindak tegas para pelaku penyebar hoax di medsos. "Artinya Demokrasi kita sudah cukup baik tapi masih perlu diperbaiki lagi. Upaya pembebasan kehidupan berpolitik harus terus dilakukan," ungkapnya.
(maf)
Berita Terkait
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
KNPI Nilai Impor Beras...
KNPI Nilai Impor Beras Ciderai Program Food Estate Presiden Jokowi
Soal Polemik Presiden...
Soal Polemik Presiden Prancis, KNPI Apresiasi Ketegasan Jokowi
PGI Bakal Surati Presiden...
PGI Bakal Surati Presiden Jokowi terkait Polemik TWK
Relawan Bela Jokowi...
Relawan Bela Jokowi soal Heboh Polemik Bipang: Apanya yang Salah?
Awasi Penyebaran Bansos,...
Awasi Penyebaran Bansos, Jokowi Libatkan Penegak Hukum
Berita Terkini
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved