Kasus Novel, KPK Apresiasi Pembentukan Tim Pemantau oleh Komnas HAM

Sabtu, 10 Maret 2018 - 05:02 WIB
Kasus Novel, KPK Apresiasi...
Kasus Novel, KPK Apresiasi Pembentukan Tim Pemantau oleh Komnas HAM
A A A
JAKARTA - Langkah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membentuk tim pemantauan penanganan kasus penyerangan dan penyiraman air keras terhadap Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mendapat sambutan positif dari lembaga anti rasuah.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, KPK secara lembaga mengapresiasi dan senang atas inisiatif Komnas HAM membentuk tim untuk mengawal kasus Novel. (Baca: Tim Pemantauan Kasus Novel Baswedan Libatkan Sejumlah Tokoh)

Menurut Basaria, pada hakikatnya KPK sangat senang jika ada pihak-pihak tertentu, termasuk dari unsur masyarakat, yang membantu proses penyidikan kasus Novel yang sedang dilakukan oleh kepolisian.

"Apapun yang dibentuk, pasti kami senang. Siapapun, masyarakat atau tim apapun itu yang mencoba untuk membantu penyidikan yang dilakukan oleh polisi, tentu kami senang," ujar Basaria di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (9/3/2018) malam.

Lantas apa harapan KPK kepada tim Komnas HAM tersebut. Apakah KPK sangat berharap tim tersebut dapat membantu tugas polisi untuk segera menuntaskan kasus Novel Baswedan? "Ya enggak usah ditanya, pasti kami berharap," tandasnya.

Ketua Tim Pemantauan Kasus Novel Baswedan, Sandrayati Moniaga, sebelumnya menyebutkan, tim ini terbentuk berdasarkan keputusan sidang paripurna Komnas HAM RI Nomor 02/SP/II/2018 tanggal 6-7 Februari 2018.

Tujuan dibentuknya Tim Pemantauan Kasus Novel ini didasari hasil pantauan Komnas HAM yang menilai penanganan kasus tersebut berlaru-larut.
(thm)
Berita Terkait
Dua Polisi Penyiram...
Dua Polisi Penyiram Air Keras Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara
Novel Baswedan: Hari...
Novel Baswedan: Hari Ini, 5 Tahun Lalu Saya Diserang Air Keras
Novel Baswedan Jadi...
Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette
Novel Baswedan Kutuk...
Novel Baswedan Kutuk Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ini Kejahatan Luar Biasa!
Penyiram Air Keras Novel...
Penyiram Air Keras Novel Baswedan, Rahmat Kadir Divonis 2 Tahun Penjara
Hakim Bilang Pelaku...
Hakim Bilang Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Amatir, Novel: Apa Dia Nyuruh Diulang Lebih Profesional?
Berita Terkini
Presiden Prabowo Dijadwalkan...
Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved