Mendes PDTT Klaim Program Prokades Dongkrak Ekonomi Desa

Rabu, 28 Februari 2018 - 21:46 WIB
Mendes PDTT Klaim Program...
Mendes PDTT Klaim Program Prokades Dongkrak Ekonomi Desa
A A A
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengatakan, banyak desa yang memprioritaskan tanam jagung sebagai program produk unggulan kawasan pedesaan (Prokades).

Eko melanjutkan, Kementerian PDTT sangat mendukung program desa tersebut setelah melakukan MoU di Kemendes PDTT dengan sejumlah aparatur desa. "Setelah MoU Prokades, misalnya yang mau tanam jagung, nanti kementerian terkait membantu apa, dunia usaha bantu apa, perbankan bantu apa, pemerintah daerah bantu apa. Jadi dikumpulkan," ujar Eko di Kemendes PDTT, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Kata dia, Kemendes PDTT bertekad untuk terus mengembangkan program Prokades. Saat ini, antusias desa dan dunia usaha yang bergabung dalam program tersebut, sangat tinggi. "Saya dapat laporan hari ini lebih dari seratus kabupaten, ada 40 perusahaan perbankan yang untuk mau duduk bersama-sama membuat MoU untuk daerah masing-masing," kata dia.

Sejauh ini, lanjut Eko, sejumlah desa di daerah cukup terdongkrak ekonominya akibat program ini. Seperti di Pandeglang, Sumba Timur, dan Halmahera Barat. "Ini kami kloning secara masif," kata dia.

Seperti diketahui, Prokades merupakan proram untuk membantu desa dalam meningkatkan program unggulan mereka. Kemendes PDTT juga menggandeng sejumlah kementerian terkait untuk meningkatkan program dan ekonomi desa.

Semisal program menanam jagung di Pandeglang, lahannya seluas 200 ribu hektar. Bibit jagung berasal dari bantuan Kementerian Pertanian dan Pemkab Pandeglang. Daerah lainnya, seperti Dompu, Nusa Tenggara Barat juga menanam jagung.

Dompu awalnya tak menanam jagung. Namun, setelah menerapkan Prokades, produksi jagung bisa mencapai 250 ribu ton dalam setahun. Masyarakat mendapatkan pemasukan sebesar Rp750 miliar, hanya dalam satu kali masa tanam. Kemendes akan membangun embung agar masyarakat bisa menanam jagung sebanyak tiga kali dalam setahun.
(kri)
Berita Terkait
Pertanggungjawaban Dana...
Pertanggungjawaban Dana Operasional Desa Menggunakan Model Lumpsum
Wapres: Masih Ada 23,24%...
Wapres: Masih Ada 23,24% Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal
Beri Dampak Signifikan,...
Beri Dampak Signifikan, Program Tekad Siap Lanjutkan Kontribusi untuk Desa
Respons Pandangan F-PPP,...
Respons Pandangan F-PPP, Sri Mulyani Beberkan Manfaat Dana Desa
Kabupaten Gorontalo...
Kabupaten Gorontalo Maksimalkan Target Zero Desa Tertinggal
TKDD, Transformasi Menuju...
TKDD, Transformasi Menuju 2045
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved