Industri Pertahanan Lokal Diyakini Bawa Nilai Tambah

Rabu, 21 Februari 2018 - 14:23 WIB
Industri Pertahanan...
Industri Pertahanan Lokal Diyakini Bawa Nilai Tambah
A A A
JAKARTA - Industri pertahanan dalam negeri diyakini memunculkan nilai tambah bagi bangsa Indonesia, seperti dari sisi tenaga kerja dan perputaran ekonomi nasional. Maka itu, Ketua DPR Bambang Soesatyo mendukung penuh berkembangnya industri pertahanan dalam negeri tersebut.

"Kalau BUMN tidak mampu, maka lebih baik diajak berembuk para pelaku industri pertahanan swasta agar bisa dikerjakan di dalam negeri," ujar Bambang Soesato dalam acara Rapat Umum Anggota Luar Biasa Perhimpunan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) di Energy Building, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengungkapkan, Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) lokal sudah mampu menghasilkan produk berkualitas. Sehingga, kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional diminta tidak boleh bergantung pada industri dari luar negeri.

Politikus Partai Golkar ini membeberkan bahwa kekuatan militer Indonesia saat ini berada di urutan 14 besar di dunia. Dia pun yakin bahwa kekuatan militer Indonesia nantinya mampu masuk 10 besar di dunia, namun harus ditopang dengan dana yang besar.

"Anggaran pertahanan Indonesia tiap tahun terus meningkat, di APBN 2018 alokasinya senilai Rp107 triliun, dan Rp15 triliun dialokasikan untuk membeli Alutsista," ujar mantan ketua komisi III DPR ini. Lebih lanjut dia mengatakan, kekuatan pertahanan Indonesia bisa diukur negara lain jika terus bergantung pada alat pertahanan dari luar negeri.

Sebab, data-data pembelian Alutsista terekam pihak asing. Maka itu, dia mengingatkan agar industri pertahanan swasta nasional bisa diberikan ruang lebih luas karena banyak yang sudah mampu memproduksinya secara mandiri.

"Saya salut setelah melihat pameran Pinhantanas ternyata kita mampu membuat alat pertahanan sendiri seperti kapal tempur bawah laut, industri bom, dan mobil jihandak padahal setahu saya pengadaannya untuk Polri di impor dari luar negeri," kata legislator asal daerah pemilihan Jawa Tengah VII ini.
(pur)
Berita Terkait
10 Negara dengan Anggaran...
10 Negara dengan Anggaran Pertahanan Tertinggi pada 2025, Indonesia Nomor Berapa?
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Turki vs Indonesia, Mana Lebih Kuat?
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Indonesia dan Swedia, Skor Beda Jauh?
Indonesia-Turki di Puncak...
Indonesia-Turki di Puncak Kerja Sama Pertahanan
Batekhan dan KNDS Perkuat...
Batekhan dan KNDS Perkuat Kolaborasi Teknologi Pertahanan Indonesia - Prancis
Pemerintah Diminta Tingkatkan...
Pemerintah Diminta Tingkatkan Anggaran untuk Modernisasi Alutsista Pertahanan Laut
Berita Terkini
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Ucapkan 6 Pernyataan sebelum Resmi Mundur dari Jabatan
Profil Febrie Adriansyah,...
Profil Febrie Adriansyah, Jampidsus Kejagung yang Mundur Sering Ungkap Kasus Kakap
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur di Tengah Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Breaking News: Jampidsus...
Breaking News: Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved