Generasi Muda NU Diminta Aktif Berdakwah di Medsos

Senin, 19 Februari 2018 - 12:31 WIB
Generasi Muda NU Diminta...
Generasi Muda NU Diminta Aktif Berdakwah di Medsos
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di MPR, Jazilul Fawaid menegaskan Nahdlatul Ulama memiliki kontribusi besar mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) secara bahu membahu bersama elemen masyarakat lainnya.

Fungsi dan peran sebagai penjaga NKRI ini dikatakan Jazilul harus tetap dipertahankan ke depan. Menurut dia, di tengah-tengah gencarnya arus globalisasi dan digitalisasi sekarang, berbagai ideologi begitu mudahnya diserap masyarakat. Tidak peduli apakah ideologi tersebut bertentangan dengan empat pilar Indonesia yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Jazilul melanjutkan, di sinilah dituntut komitmen bersama terutama NU untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara. "Perjuangan ulama dan santri NU jangan sampai dilupakan," kata Jazilul dalam acara Sosialisasi Empat Pilar di Gresik, Jawa Timur, Minggu 18 Februari 2018.

Hadir dalam kegiatan ini sebanyak 200 pengurus Ansor se-Kabupaten Gresik dan Wakil Bupati Gresik Moh Qosim. Jazilul mengatakan, peran nyata di era digital saat ini antara lain melalui dakwah di internet dan media sosial.

Menurut dia, dibutuhkan upaya lebih aktif lagi dari para generasi muda NU, tak terkecuali kader-kader GP Ansor agar mengisi media sosial (medsos) dengan konten-konten positif yang menggemakan Islam moderat dan rahmatan lil alamin selaras dengan prinsip-prinsip Aswaja an-Nahdliyah.

"Penguasaan medsos mampu menyentuh domain dan dunia selama ini belum begitu kita sentuh," kata Koordinator Nasional Nusantara Mengaji ini.

Jazilul mengingatkan ketidaksigapan dan kelengahan yang akhir-akhir ini melanda generasi muda, diakui atau tidak berdampak munculnya radikalisme. Oleh karena itu, sambung dia, mesti segera diantisipasi.

Menurut dia, anak muda NU dan Ansor harus bergerak sebagai garda terdepan menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara. "Ansor tidak boleh lengah dan gagap dengan teknologi," kata dia.
(dam)
Berita Terkait
Selamat untuk Nahdlatul...
Selamat untuk Nahdlatul Ulama!
Jembatan Peradaban Nahdlatul...
Jembatan Peradaban Nahdlatul Ulama
Visi Nahdlatul Ulama...
Visi Nahdlatul Ulama Abad Kedua
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul...
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama, Bagaimana Memahaminya?
Nahdlatul Ulama Akan...
Nahdlatul Ulama Akan Bangun Peradaban dari Lautan
Semua Wilayah Siap Menyukseskan...
Semua Wilayah Siap Menyukseskan Porseni Nahdlatul Ulama
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved