Terkait Kasus Bupati Subang, KPK Segel Rumah di Cigadung

Rabu, 14 Februari 2018 - 18:56 WIB
Terkait Kasus Bupati...
Terkait Kasus Bupati Subang, KPK Segel Rumah di Cigadung
A A A
SUBANG - Rumah seorang yang diduga broker di Kampung Padasuka, Kelurahan Cigadung, Kabupaten Subang, Jawa Barat disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (14/2/2018).

Penyegelan tersebut terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Subang, Imas Aryumningsih, Selasa 13 Februari 2018 malam. (Baca juga: OTT Bupati Subang Terkait Perizinan )

Tampak sebuah pita merah kuning membentang di gerbang rumah yang didominasi warna kuning itu. Susana dalam rumah pun terlihat sepi tak ada aktivitas, dan sejumlah awak media pun hanya bisa mengintip dari luar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah tersebut baru saja dibangun sekitar dua tahun yang lalu dan ditempati sepasang suami isteri, Darta dan Ade Fatimah.

Penyegelan oleh lembaga antirasuah itu dilakukan dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB. Warga sekitar sempat melihat ada empat mobil yang mendatangi rumah tersebut. Kemungkinan mereka adalah petugas KPK.

"Sampai siang ini tida ada aktivitas di rumah itu. Yang ada hanya sebuah segel yang dipasang di pintu gerbang,"ungkap tetangga pemilik rumah, Tubagus Ismail (42) kepada jurnalis.

Dia pun mengatakan, tetangganya itu jarang bersosialisasi sehingga tidak diketahui profesi asli tetangganya tersebut.

Akan tetapi kabar yang beredar menyebutkan, Darta merupakan seorang pengusaha. Sehingga begitu ada petugas dari KPK datang membuatnya kaget dan menjadi buah bibir seisi kampung.

"Yang saya tahu, Pak Darta juga punya tiga unit mobil," ujarnya.

Kekagetan adanya OTT itu tidak hanya dirasakan Tubagus, tetangga lainnya pun juga merasakan hal yang sama, di antaranya Nina Herlina (42).

Dia mengaku cukup tersentak begitu mengetahui adanya penggeledahan oleh KPK terhadap rumah yang merupakan tetangganya sendiri. Selama ini dia hanya mengetahui OTT oleh KPK dari televisi, namun saat ini apa yang dilihatnya di layar kaca kejadian di kampungnya sendiri.

"Pastinya kaget, apalagi banyak wartawan yang berdatangan," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Baru OTT 2 Kali Sepanjang...
Baru OTT 2 Kali Sepanjang Semester I Tahun 2025, KPK Minta Maaf
Breaking News: OTT Lagi,...
Breaking News: OTT Lagi, KPK Tangkap Pejabat Pengadilan di Surabaya
KPK Lakukan Tangkap...
KPK Lakukan Tangkap Tangan di Jakarta dan Semarang
Selama KPK Berdiri Sudah...
Selama KPK Berdiri Sudah 141 OTT Digelar dan 100% Terbukti di Persidangan
BREAKING NEWS: KPK OTT...
BREAKING NEWS: KPK OTT Pejabat Negara di Yogyakarta dan Jakarta
KPK OTT Pejabat Daerah...
KPK OTT Pejabat Daerah di Kuansing Riau
Berita Terkini
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved