Kartu Kuning Jokowi Dianggap sebagai Kritik Membangun

Kamis, 08 Februari 2018 - 15:19 WIB
Kartu Kuning Jokowi...
Kartu Kuning Jokowi Dianggap sebagai Kritik Membangun
A A A
JAKARTA - Kartu kuning yang diberikan Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Zaadit Taqwa untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi), terus menimbulkan polemik.

Sebagian menteri hingga relawan melawan balik kartu kuning tersebut dengan pemaparan prestasi dari mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Salah satunya adalah Rumah Jokowi, wadah dari relawan Jokowi yang telah terbentuk pada 2014 tersebut menjelaskan bahwa Jokowi dianggap berhasil melakukan sejumlah pembangunan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Sebagai contoh, pemerataan pembangunan di wilayah Timur Indonesia, BBM satu harga hingga pembangunan tol laut dianggap sebagai beberapa keberhasilan era Joko Widodo.

Salah satu pengurus pusat Rumah Jokowi, Yongki Jonacta Yani menjelaskan, bahwa kartu kuning yang diberikan Jokowi merupakan hal yang wajar. Namun, sebaiknya kritik tersebut dilakukan untuk saling mengisi dalam membangun Indonesia.

"Saya kira itu (kartu kuning ke Jokowi) wajar ya. Ada yang suka ada yang tidak suka, kita saling menutupi kekurangan masing-masing saja agar bisa jadi solusi.

Soal kartu kuning itu simbolis, seorang mahasiswa yang berdaya kritis itu yang wajar. Itu kritik yang membangun," jelas Yongki dalam peresmian kembali Rumah Jokowi di Bakmi Jawa, Penjernihan, Jakarta Pusat, Rabu 7 Februari 2018.

Yongki menjelaskan, kritik yang disampaikan Zaadit terhadap Jokowi haruslah dibarengi dengan kerja nyata. Sebagai contoh, penyelesaian kasus campak dan gizi buruk di Asmat harus dibarengi dengan tindakan nyata, semisal mengirimkan bantuan hingga mengirimkan tenaga medis ke Asmat.

"Kita juga kalau misalkan ada dokter di sini, akan kita kirimkan ke Asmat. Memberi sumbangsih ke sana tak harus berupa materi bukan?," ungkapnya.

Sekadar informasi, Rumah Jokowi sendiri sebenarnya sudah ada sejak April 2014, namun lahir kembali pada awal 2018 sebagai bentuk dukungan kepada Jokowi.

Konsep dasar dari Rumah Jokowi, lanjut Yongki, yaitu menjadi tempat berkoordinasi dan konsolidasi serta mencari solusi yang tepat membangun dan menyelesaikan berbagai masalah bangsa ini.

"Kami melepaskan organ kami masing-masing. Dengan begitu Jokowi adalah presiden rakyat Indonesia, bukan presidennya sekelompok orang," tuturnya.

Yongki pun kembali melanjutkan, pihaknya tidak hanya mendukung program Presiden Jokowi saja, tapi juga akan mengkritisi kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.

Sementara itu, pengurus pusat Rumah Jokowi, Omar Aram menyebutkan, dalam waktu dekat ini akan terbentuk perwakilan Rumah Jokowi di luar negeri. "Teman-teman di Belanda, Jerman, Belgia dan Hong Kong sudah menyampaikan akan mendirikan Rumah Jokowi di negara itu," kata Omar Aram.
(maf)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Kejagung: Dugaan Pelanggaran...
Kejagung: Dugaan Pelanggaran Etik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Diproses
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Pesan Komisi III DPR...
Pesan Komisi III DPR ke Plt Jampidsus Rudi Margono: Tugas Anda Berat
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Momen Habiburokhman...
Momen Habiburokhman Ajak Polri-Jaksa Gandeng Tangan usai Pengumuman Tersangka Eks Jampidsus
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
Infografis
Profil Prof Soenardi...
Profil Prof Soenardi Prawirohatmodjo, Namanya Ada di Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved