PAN Nilai Penunjukan Jenderal Polisi Jadi Plt Gubernur Tak Lazim

Jum'at, 26 Januari 2018 - 20:32 WIB
PAN Nilai Penunjukan...
PAN Nilai Penunjukan Jenderal Polisi Jadi Plt Gubernur Tak Lazim
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menyebut rencana penempatan perwira tinggi Polri atau jenderal polisi aktif menjadi pelaksana tugas (plt) gubernur tidak lazim.

"Kita (harus-red) betul-betul kedepankan netralitas aparat, apalagi Aparat penegak hukum," ujar Eddy usai berbicara dalam acara diskusi di Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, dua pati Polri, yakni Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol M Iriawan akan ditunjuk menjadi plt gubernur Jawa Barat dan Kepala Divis Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Pol Martuani Sormin akan menjadi plt gubernur Sumatera Utara pada pemilihan kepala daerah di dua wilayah tersebut. (Baca juga: Jenderal Polisi Akan Menjadi Plt Gubernur Jabar dan Sumut )

Apalagi, kata Eddy, salah satu kontestan di Jawa Barat adalah pati Polri. Oleh karena itu, sambung dia, semua pihak benar-benar menjaga netralitas dengan menempatkan aparat penegak hukum pada posisinya.

Jika alasan penempatan jenderal aktif menjadi plt gubernur karena mempertimbangkan faktor keamanan, Eddy menilai tidak tepat.

Menurut Eddy, sejauh ini pelaksanaan pilkada di Tanah Air berjalan damai dan tertib. Dia mencontohkan Pilkada DKI Jakarta yang sebelumnya dikhawatirkan berlangsung kisruh, ternyata berjalan tertib. "Jadi justifikasi enggak ada," ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, Kemendagri merasa kehabisan pejabat untuk dijadikan plt gubernur maka bisa mengangkat sekretaris daerah.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo seperti dikutip dari Okezone.com menyatakan usulan dua jenderal polisi menjadi plt gubernur masih menunggu keputusan Presiden Joko Widodo. "Keputusan Presiden belum keluar," ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis 25 Januari 2018.
(dam)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Peringatan Protokol...
Peringatan Protokol Kesehatan Pilkada Ditengah Masa Pandemi Corona
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Berita Terkini
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved