Hanura Sebut Pemberhentian OSO Bagian dari Konsolidasi Partai

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:43 WIB
Hanura Sebut Pemberhentian...
Hanura Sebut Pemberhentian OSO Bagian dari Konsolidasi Partai
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang dinilai hanya memiliki kemampuan menebar ancaman pemecatan kepada kader Hanura. Sehingga pria yang akrab disapa OSO itu diberhentikan dari jabatan ketua umum (Ketum) Hanura.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Hanura Dadang Rusdiana menjelaskan, pemberhentian OSO dari jabatan ketum partai merupakan bagian dari konsolidasi.

Hal demikian dikatakan Dadang menanggapi keinginan loyalis OSO agar adanya konsolidasi. "Ya itu simultan. Pemberhentian OSO sebagai ketua umum itu bagian dari konsolidasi," ujar Dadang Rusdiana dihubungi wartawan, Selasa (16/1/2018).

"Karena kita tidak mungkin meningkatkan elektabilitas dengan kondisi kepemimimpinan yang kemampuannya hanya satu, yaitu menebar ancaman pecat memecat ke DPD dan DPC," imbuhnya.

Karena itu lanjut dia, mayoritas pengurus dewan pimpinan daerah (DPD) meminta dewan pimpinan pusat (DPP) Hanura jika memberhentikan OSO sesuai Pasal 16 Ayat 1 Anggaran Rumah Tangga (ART).

Dia menambahkan, berangkat dari pemberhentian OSO sebagai ketum, maka ruang untuk meningkatkan soliditas dan elektabilitas Hanura akan semakin tinggi.

"Jadi dengan kekuatan 27 DPD dan lebih dari 400 DPC, maka kemampuan untuk melakukan ada di kita, bukan di Pak OSO," papar Anggota Komisi X DPR ini.
(maf)
Berita Terkait
DPP Diminta Pertimbangkan...
DPP Diminta Pertimbangkan Dukungan 16 DPC untuk Amsal Pimpin Hanura Sulsel
Didorong jadi Ketua...
Didorong jadi Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sowan ke DPP
Jika Diminta DPP, 16...
Jika Diminta DPP, 16 DPC Hanura Siap Berkumpul untuk Amsal
Biarkan Konflik Internal...
Biarkan Konflik Internal Berkepanjangan, DPP Sandera Hanura Sulsel
Amsal Sampetondok Selangkah...
Amsal Sampetondok Selangkah Lagi Pimpin Hanura Sulsel
Tiga Bakal Calon Ketua...
Tiga Bakal Calon Ketua Berebut Kursi 01 Hanura Sinjai
Berita Terkini
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved