Agar Tak Ditinggal Pemilih, Sekjen Golkar Harus Bersih
Rabu, 27 Desember 2017 - 11:23 WIB
Agar Tak Ditinggal Pemilih, Sekjen Golkar Harus Bersih
A
A
A
JAKARTA - Posisi sekretaris jenderal (Sekjen) Partai Golkar harus diisi oleh sosok yang tidak memiliki rekam jejak di masa lalu yang berpotensi menggerus suara Golkar.
"Sekjen Golkar harus bersih. Minimal tidak pernah dipanggil KPK meskipun hanya sebagai saksi," kata pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, kepada SINDONEWS, Rabu (27/12/2017).
Adi mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga harus membuktikan tagline Golkar Bersih yang menjadi tema kampanyenya dengan menunjuk sosok yang bersih.
Menurut Adi, waktu recovery yang dimiliki Golkar tidak banyak, hanya kurang dari dua tahun. Bila Golkar tidak dikomandoi orang yang bersih dan berintegritas, Golkar tidak akan recovery. Justru bisa makin mundur bahkan ditinggalkan pemilih.
"Sekarang enggak bisa main-main, pemilih kita sudah cerdas. Pemilih bisa menghukum partai mana yang korup dan yang tidak," ucap Adi.
"Sekjen Golkar harus bersih. Minimal tidak pernah dipanggil KPK meskipun hanya sebagai saksi," kata pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, kepada SINDONEWS, Rabu (27/12/2017).
Adi mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga harus membuktikan tagline Golkar Bersih yang menjadi tema kampanyenya dengan menunjuk sosok yang bersih.
Menurut Adi, waktu recovery yang dimiliki Golkar tidak banyak, hanya kurang dari dua tahun. Bila Golkar tidak dikomandoi orang yang bersih dan berintegritas, Golkar tidak akan recovery. Justru bisa makin mundur bahkan ditinggalkan pemilih.
"Sekarang enggak bisa main-main, pemilih kita sudah cerdas. Pemilih bisa menghukum partai mana yang korup dan yang tidak," ucap Adi.
(maf)