Calon Panglima Jelaskan Terkait Dinamika di TNI
Rabu, 06 Desember 2017 - 12:59 WIB
Calon Panglima Jelaskan Terkait Dinamika di TNI
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Hadi Tjahjanto memaparkan sejumlah hal yang diperlukan, agar TNI melaksanakan tugasnya dengan baik sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi.
Hal itu dipaparkan Hadi saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon tunggal panglima TNI di Komisi I DPR hari ini.
"Mengawali paparan pada acara pagi hari ini. Izinkan saya memberikan sedikit gambaran bahwa dinamika lingkungan strategis baik pada lingkup global maupun regional," kata Hadi Tjahjanto di ruang rapat komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12/2017).
"Secara langsung dan berkelanjutan akan mempengaruhi pengambilan kebijakan-kebijakan dan cara-cara bertindak strategis oleh semua pemangku kepentingan penyelenggara negara," imbuhnya.
Dia menambahkan, yang perlu dicermati adalah perkembangan teknologi, informasi komunikasi dan transportasi. Ketiga hal tersebut, kata dia, telah merubah model interaksi yang paling hakiki antarmanusia, bahkan antarnegara.
"Lebih jauh dampak perubahan besar ini telah memunculkan bentuk-bentuk friksi bahkan konflik baru yang berbeda dari apa yang pernah ada sebelumnya," ujar mantan kepala dinas penerangan TNI AU ini.
Berangkat dari hal tersebut lanjut dia, maka akan muncul fenomena-fenomena baru yang dengan sendirinya akan merubah perspektif ancaman terhadap pertahanan negara.
Dia melanjutkan, untuk menghadapi kondisi tersebut, TNI perlu mentransformasi diri dari suatu organisasi pertahanan negara yang profesional modern dan tangguh guna menjadikan TNI sesuai dengan semangat transformasi tersebut.
"Maka diperlukan payung hukum yang kuat, penyesuaian doktrin yang integratif, pengembangan sumber daya manusia berjiwa satria militan, loyal, dan profesional yang dilengkapi dengan perlengkapan alutsista yang modern. Sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sebagaimana yang diamanatkan oleh konstitusi," pungkasnya.
Hal itu dipaparkan Hadi saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon tunggal panglima TNI di Komisi I DPR hari ini.
"Mengawali paparan pada acara pagi hari ini. Izinkan saya memberikan sedikit gambaran bahwa dinamika lingkungan strategis baik pada lingkup global maupun regional," kata Hadi Tjahjanto di ruang rapat komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12/2017).
"Secara langsung dan berkelanjutan akan mempengaruhi pengambilan kebijakan-kebijakan dan cara-cara bertindak strategis oleh semua pemangku kepentingan penyelenggara negara," imbuhnya.
Dia menambahkan, yang perlu dicermati adalah perkembangan teknologi, informasi komunikasi dan transportasi. Ketiga hal tersebut, kata dia, telah merubah model interaksi yang paling hakiki antarmanusia, bahkan antarnegara.
"Lebih jauh dampak perubahan besar ini telah memunculkan bentuk-bentuk friksi bahkan konflik baru yang berbeda dari apa yang pernah ada sebelumnya," ujar mantan kepala dinas penerangan TNI AU ini.
Berangkat dari hal tersebut lanjut dia, maka akan muncul fenomena-fenomena baru yang dengan sendirinya akan merubah perspektif ancaman terhadap pertahanan negara.
Dia melanjutkan, untuk menghadapi kondisi tersebut, TNI perlu mentransformasi diri dari suatu organisasi pertahanan negara yang profesional modern dan tangguh guna menjadikan TNI sesuai dengan semangat transformasi tersebut.
"Maka diperlukan payung hukum yang kuat, penyesuaian doktrin yang integratif, pengembangan sumber daya manusia berjiwa satria militan, loyal, dan profesional yang dilengkapi dengan perlengkapan alutsista yang modern. Sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sebagaimana yang diamanatkan oleh konstitusi," pungkasnya.
(maf)