Munaslub Golkar, Airlangga Hartarto Dinilai Bisa Selamatkan Partai

Kamis, 30 November 2017 - 15:11 WIB
Munaslub Golkar, Airlangga...
Munaslub Golkar, Airlangga Hartarto Dinilai Bisa Selamatkan Partai
A A A
JAKARTA - Sosok Airlangga Hartarto kian mengemuka seiring wacana pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Golkar. Selain dinilai memiliki prestasi dan bersih, Airlangga juga dianggap bisa diterima semua kalangan untuk menggantikan Setya Novanto sebagai ketua umum Golkar.

Hal tersebut dikatakan Ketua Bidang Kajian Ideologi dan Kebijakan Publik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Happy Bone Zulkarnain.

"Kalau bicara masa depan kepemimpinan Partai Golkar, maka pertama kita harus lihat track record. Airlangga Hartarto bisa dibuktikan adalah rising star. Sejak mahasiswa sudah jadi aktivis dan mahasiswa berprestasi di UGM, lalu studi S1 di Melbourne dan dia merupakan mahasiswa berprestasi. Pokoknya dia pemimpin zaman now,” ujar Happy di Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Happy menuturkan, setelah lulus kuliah, Airlangga mencatatkan banyak kisah sukses menjadi pengusaha dan aktif di Kamar Dagang dan industri (Kadin) serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

"Di sana Airlangga termasuk rising star. Semua orang senang ketika dia dicalonkan jadi Ketua Umum Partai Golkar. Kelompok profesional pun sangat suka," kata Happy.

Selain itu, Happy menilai di Partai Golkar Airlangga juga sosok yang punya track record sangat baik. Dia sudah lama di Kosgoro dan menjabat sebagai wakil ketua umum.

Kemudian di kepengurusan DPP Partai Golkar, Airlangga sudah ada sejak masa kepemimpinan Akbar Tanjung, Yusuf Kalla, dan kemudian Aburizal Bakrie. Bahkan hingga sekarang dia adalah Ketua Korbid Ekonomi DPP Partai Golkar.

"Sebelum itu Airlangga juga sukses di Ketua Komisi VII DPR dan sekarang oleh Presiden Jokowi diminta jadi Menteri Perindustrian," papar Happy.

Happy pun menegaskan yang tak kalah penting dari semua rangkaian prestasi itu adalah Airlangga adalah sosok yang bersih. "Alhamdulillah enggak pernah kena masalah hukum. Airlangga Alhamdulillah enggak pernah kena masalah," ucapnya.

Menurut dia, kemampuan ketika jadi Menteri Perindustrian (Menperin) juga sangat fenomenal. Dia membuat akselerasi kebijakan yang luar bisa sehingga menjadi andalan Presiden Jokowi.

Satu contoh kebijakan Airlangga sebagai Menperin adalah adanya sekolah vokasi untuk 1 juta karyawan. Kebijakan ini dinilai sangat luar biasa karena di era kebebasan seperti sekarang banyak profesional dari luar negeri masuk ke Indonesia dan sekolah vokasi akan memperkuat daya saing profesional dalam negeri.

Dengan prestasi dan rekam jejak yang ditunjukkan Airlangga ini, dia menegaskan Golkar akan bisa diselamatkan dari kondisi kritis yang dihadapi saat ini.

Chamad Hojin
(pur)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved