Bidik Aset Setya Novanto, KPK Gandeng PPATK dan BPN

Selasa, 21 November 2017 - 19:22 WIB
Bidik Aset Setya Novanto,...
Bidik Aset Setya Novanto, KPK Gandeng PPATK dan BPN
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membidik aset-aset milik tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) Setya Novanto (Setnov).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebutkan, ada sejumlah langkah yang ditempuh lembaganya untuk mengusut aset-aset milik Setnov. Pertama, menggandeng ‎Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Tujuanya untuk melakukan penelurusan transaksi keuangan mencurigakan milik ketua DPR tersebut.

Kedua, KPK meminta bantuan BPN untuk menelusuri dan memastikan aset-aset berupa tanah tanpa bangunan atau tanah dengan bangunan atau bangunan tanpa tanah.

"Tentu kita akan menggandeng dan meminta bantuan instansi-intansi terkait untuk melakukan penelusuran terhadap transaksi dan aset yang bersangkutan. Karena memang aspek-aspek keuangan dan aliran dana menjadi bagian yang kita cermati di kasus ini," tegas ‎Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (21/11/2017) sore.

Ketiga, KPK secara mandiri menerjunkan Tim Asset Tracing ke lapangan untuk melakukan penelusuran aset-aset atau kekayaan yang diduga dimiliki Setnov dari hasil dugaan korupsi.

"Kalau itu dalam proses penyidikan, dalam banyak kasus saya kira wajar ya ketika ada pemetaan-pemetaan terhadap aset. Sepanjang dibutuhkan dalam penanganan ‎perkara," tuturnya.

Terakhir, KPK akan melakukan verifikasi komparasi terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Setnov ke KPK. Proses perbandingan kekayaan yang dimiliki dan diperoleh Setnov dengan yang tercantum dalam LHKPN dibutuhkan untuk mendukung penyidikan e-KTP.

Namun, lanjut Febri, semua upaya di atas belum mengarah ke rencana penerapan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). "Karena kasus e-KTP ini memiliki kompleksitas tersendiri," tandasnya.
(pur)
Berita Terkait
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi Pengadaan E-KTP Kemendagri
Dalami Kasus Korupsi...
Dalami Kasus Korupsi E-KTP, KPK Panggil Pegawai Kemendagri
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved