Langka, Kebun Raya Bogor Berhasil Tumbuhkan Bunga Bangkai di Dalam Pot

Senin, 06 November 2017 - 08:07 WIB
Langka, Kebun Raya Bogor...
Langka, Kebun Raya Bogor Berhasil Tumbuhkan Bunga Bangkai di Dalam Pot
A A A
JAKARTA - Bunga bangkai (Amorphophallus titanum) dalam pot pertama di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat berhasil mekar dan memiliki tinggi mencapai dua meter dengan lebar kuncup 114 centimeter.

"Ini bunga bangkai tertinggi yang pernah ada di Kebun Raya Bogor sejak saya mulai meneliti pada 2011. Pada 2014 tingginya hanya 198 cm," kata Dian Latifa Koordinator Kelompok Peneliti Konservasi Tumbuhan Kebun Raya-LIPI saat ditemui di Kebun Raya Bogor.

Dian menyebutkan bunga bangkai tersebut merupakan yang pertama dikembangkan dalam pot. Sebelumnya bunga mekar secara alami diaatas permukaan tanah.

Bunga tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda mekar sejak dua minggu lalu, dan mulai mekar sejak Sabtu , 4 November 2017 sekitar pukul 13.00 WIB.

"Bunga mekar sempurna malam sekitar pukul 21.00 WIB setinggi 200 cm dan diameter kembangnya 114 cm," kata Dian.

Selama proses mekarnya bunga diawasi 24 jam oleh para peneliti PKT Kebun Raya-LIPI. Setiap centi meter perubahannya didokumentasikan dan dicatat perkembangannya.

Saat mekar sempurna bunga bangkai mengeluarkan aroma khas bangkai yang merupakan salah satu senjata untuk memikat serangga sebagai polinator datang, disebut proses polinasi (pernyerbukan).

"Bunga bangkai karena memiliki aroma khas bangkai, untuk memikat serangga datang. Jadi bukan untuk memakan serangga. Tapi memikatnya datang, membantu proses polinisasi," kata Dian.

Saat ini bunga bangkai perlahan mulai kuncup, sementara tongkolnya sudah mulai layu, menuju proses dorman yakni masa hibernasi atau istirahat untuk selanjutnya tumbuh lagi berupa bibit.

Bunga bangkai memiliki banyak keunikan, selain pertumbuhannya sulit diprediksi butuh waktu lama untuk bisa melihatnya mekar secara eks situ. "Kita butuh empat tahun menunggu sampai ia mekar kembali," kata Dian.

Mekarnya bunga bangai menambah minat kunjungan wisatawan yang datang ke Kebun Raya Bogor. Sejak pagi pengunjung terus berdatangan, memanfaatkan momen untuk berfoto dan bersuafoto.

Peneliti PKT Kebun Raya LIPI Yuzammi, menjelaskan bunga bangkai merupakan koleksi tumbuhan PKT Kebun Raya LIPI hasil ekplorasi dan penelitian antara PKT Kebun Raya LIPI dan Kebun Raya Liwa, Lampung di kawasan Hutan Lindung Lampung.

Terkait pengembangan bunga bangkai di dalam pot menurut Yuzammi menumbuhkan tanaman raksasa tersebut di dalam pot hampir sama dengan menumbuhkannya di tanah.

"Tapi yang perlu diperhatikan adalah besaran pot yang akan digunakan," katanya.

Ia mengatakan pot tersebut tentunya harus lebih besar dari umbi yang akan ditanam. Media yang dipakai merupakan campuran tanah dan kompos. "Medianya harus polos, sehingga air tidak menggenang bila disiram," katanya.

Secara teknik pengembangbiakan bunga bangkai dalam pot, setelah berbunga, umbi akan memasuki fase dorman, maka sebaiknya umbi dikeluarkan dulu dari pot dan sebaiknya media diganti sehingga unsur-unsur makanan yang dibutuhkan oleh tanam dapat tersedia.

"Keunikan bunga bangkai ini terdapat pada perbungaan yang terbesar di antara jenis-jenis bunga bangkai yang lainnya," kata Yuzammi.

Kebun Raya Bogor baru mengoleksi sekitar 11 jenis Amorphophallus. Bunga bangkai ini status kelangkaannya menurut PP Nomor 7 Tahun 1999 termasuk ke dalam jenis yang dilindungi dengan status konservasi "vulnerable".

Bunga bangkai merupakan salah satu jenis tumbuhan dari suku Araceae atau talas-talasan. Tumbuhan tersebut bisa tumbuh hampir pada semua kondisi alam Indonesia.
(maf)
Berita Terkait
Kenalkan Budaya Nusantara,...
Kenalkan Budaya Nusantara, Perinma Gelar This is Indonesia
KEN 2024 Resmi Digelar,...
KEN 2024 Resmi Digelar, Hadirkan Ragam Parade Festival Seni dan Budaya Indonesia
Jelaskan Tarian Nusantara...
Jelaskan Tarian Nusantara kepada Jokowi, Butet Kartaredjasa: Bangun Akar dan Budaya
Tujuh Tari Tradisional...
Tujuh Tari Tradisional Asal Indonesia yang Mendunia
Satukan Kebudayaan di...
Satukan Kebudayaan di IKN, Festival Harmoni Budaya Nusantara 2024 Resmi Ditutup
Jagantara Hadirkan Pasar...
Jagantara Hadirkan Pasar Rakyat di Tengah Mal, Nostalgia Jajanan Masa Kecil
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
6 Harimau Malaya Mati...
6 Harimau Malaya Mati dalam Kecelakaan di Jalan Raya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved