Mendes Inginkan Pemuda Indonesia Jadi Pionir di Desa

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 21:51 WIB
Mendes Inginkan Pemuda...
Mendes Inginkan Pemuda Indonesia Jadi Pionir di Desa
A A A
KLATEN - Para pemuda yang tersebar diseluruh pelosok negeri diharapkan dapat menjadi pionir di setiap desa untuk ikut aktif dalam mengawasi dana desa yang mewakili masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo dalam pidatonya saat menjadi Inspektur upacara (Irup) peringatan hari Sumpah Pemuda ke-89 tahun 2017 di Alun-alun Kridomudo Desa Jomboran, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (28/10/2017).

Dihadapan para pemuda yang ada di Klaten, Eko menyampaikan, bahwa pemerintah telah berkomitmen terhadap percepatan pembangunan desa yang salah satunya adalah dengan terus meningkatkan jumlah dana desa setiap tahun dengan total mencapai Rp127,74 triliun.

"Oleh karena itu, program dana desa yang telah menjadi satu-satunya program di dunia ini perlu untuk kita awasi bersama," katanya.

Lebih lanjut Eko menyampaikan, Kemendes PDTT yang bertugas mengawal pembangunan di 74.910 desa, juga bertugas untuk meningkatkan kualitas pembangunan di 122 daerah tertinggal, 41 kabupaten/kota perbatasan, 67 kabupaten pulau/kecil terluar dan 619 kawasan transmigrasi. Selain itu, masih ada kabupaten rawan bencana, rawan konflik dan rawan pangan yang juga perlu diintervensi.

"Memang bukan perkara mudah mengemban tugas tersebut. Oleh karena itu, pada momentum yang baik ini saya mengingatkan kembali perlunya menumbuhkan semangat untuk terus bekerja keras secara profesional. Buktikan bahwa kita mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Sudah saatnya kita membangun visi yang besar menatap dunia," katanya.

Perjuangan masih belum berakhir. Masih banyak saudara-saudara kita di desa-desa yang hidup di bawah garis kemiskinan, yang hanya untuk mencari air bersih saja harus berjalan sangat jauh. Sementara, ada sebagian dari kita yang sudah sangat lebih dari cukup, tega mengambil hak-hak dari saudara kita yang masih berjuang keras untuk keluar dari kemiskinan.

"Indonesia adalah Negara yang kaya dan berpeluang besar untuk menyamai Negara besar lainnya. Hal tersebut tergantung pada kemauan bersama, untuk bersatu membawa Indonesia dalam kondisi lebih baik. Perlu ada keberanian untuk menyisihkan sekat-sekat dan batasan agar dapat bersatu demi cita-cita besar Indonesia. Pemuda Indonesia harus berani bersatu," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pariwisata Mulai Bangkit,...
Pariwisata Mulai Bangkit, Saatnya Desa Wisata Jadi Andalan
Berikut Daftar 9 Desa...
Berikut Daftar 9 Desa Terkaya yang Ada di Indonesia
Pemerintah dan DPR Setujui...
Pemerintah dan DPR Setujui Bahas Revisi Undang-undang Desa
TMMD 114 Kodim 0510/Tigaraksa...
TMMD 114 Kodim 0510/Tigaraksa Bakti untuk Negeri
Jebolan Kanada, Wilson...
Jebolan Kanada, Wilson Pilih Pulang ke Desa Bangun Ekonomi Lewat Aplikasi Sembako
Kades Pasir Permit Berhentikan...
Kades Pasir Permit Berhentikan 4 Parades Tanpa Izin Camat
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved