Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman Dinilai Lakukan Pelanggaran Berat

Senin, 09 Oktober 2017 - 19:33 WIB
Direktur Penyidikan...
Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman Dinilai Lakukan Pelanggaran Berat
A A A
JAKARTA - Masih ingat dengan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (Dirdik KPK) Brigjen Polisi Aris Budiman? Pemeriksaan internal terhadap Dirdik KPK ini ternyata telah rampung. Kehadiran Aris memenuhi undangan Pansus Hak Angket KPK DPR tanpa koordinasi pimpinan (KPK) dinilai sebagai pelanggaran berat.

"Pemeriksaan internal telah selesai. Dan ini (Aris Budiman) masuk pelanggaran berat, "ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan kepada wartawan Senin (9/10/2017). Karena tergolong pelanggaran berat, selanjutnya hasil pemeriksaan akan dibawa ke Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP).

Namun sebelumnya, kata Basaria pimpinan KPK akan lebih dulu mengkaji hasil pemeriksaan internal. "Saat ini sedang berjalan di antara pimpinan, "jelasnya. Basaria menambahkan bahwa seluruh sanksi sepenuhnya kewenangan DPP.

Nasib Aris bergantung hasil rapat DPP yang terdiri dari seluruh eselon satu, Deputi, Sekjen, Biro Hukum dan Pengawasan Internal. Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya mengatakan keputusan Aris menghadiri undangan Pansus Hak Angket DPR bergantung hasil putusan pimpinan KPK.

Norma lembaga itu tetap berlaku meski undangan ditujukan atas nama pribadi Aris Budiman. "Saat kami berunding dan memanggil yang bersangkutan, ternyata sudah berangkat memenuhi undangan, "jelas Agus.

Di depan Pansus DPR Aris secara implisit mengakui sikap indisiplinernya. Yang bersangkutan, juga membuat pengakuan selama karirnya bekerja, baru kali ini tidak patuh terhadap pimpinan.
(pur)
Berita Terkait
Budi Santoso: Revisi...
Budi Santoso: Revisi UU KPK Berhubungan Erat dengan Hasil Pansus Angket DPR
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Hendardi Sebut 5 Pimpinan...
Hendardi Sebut 5 Pimpinan KPK Pilihan DPR Sulit Dapat Kepercayaan Publik
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved