Tiga Tahun Jokowi-JK, Pemerintah Gelar Rembuk Daerah di Unhas

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 13:06 WIB
Tiga Tahun Jokowi-JK,...
Tiga Tahun Jokowi-JK, Pemerintah Gelar Rembuk Daerah di Unhas
A A A
MAKASSAR - Dalam rangka meninjau kembali 12 bidang terkait pembangunan dan berbagai masalah nasional yang dihadapi pemerintahan Jokowi-JK tiga tahun ini, pemerintah menggelar Rembuk Daerah di Universitas Hasanuddin Makassar, Sabtu (7/10/2017).

Menurut Ketua Pelaksana Rembuk Nasional 2017 Firdaus Ali, acara ini diselenggarakan dalam rangka tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, dan akan mengevaluasi 12 bidang terkait pembangunan dan masalah nasional yang perlu mendapat perhatian, serta usulan perbaikan, dan percepatan penyelesaian target untuk dua tahun ke depan.

"Acara ini dilangsungkan dalam dua tahap, Rembuk Daerah dan Rembuk Pusat. Untuk Rembuk Nasional akan diadakan di Jakarta pada 25 Oktober mendatang," jelas Firdaus Ali.

Rembuk Daerah di Makassar mengambil tema 'Membangun Politik, Hukum, dan Keamanan untuk Kemandirian dan Keunggulan Bangsa'. Rembuk Daerah juga diadakan di 16 kota di Indonesia dengan sasaran dan tema yang berbeda.

Rembuk Daerah ini dibuka oleh Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu. "Membangun dari pinggiran adalah satu hal yang kami harapkan dari Jokowi-JK untuk terus diperjuangkan," ujar Dwia Aries dalam sambutannya.

Selain itu, hadir juga TB Hasanuddin, anggota Komisi I DPR RI. "Kelebihan dari Presiden kita saat ini adalah gaya kepemimpinannya yang demokrasi dan partisipasi. Sehingga, segala kebutuhan rakyat dapat didengarkan, kemudian diterjemahkan dalam bentuk kebijakan politik ekonomi yang sudah dan akan dilaksanakan selama pemerintahan Presiden Jokowi," ujar TB Hasanuddin dalam jumpa pers yang dilaksanakan di Gedung Rektorat Unhas.

"Biarkan rakyat merasakan betul dampak serta manfaat dari pemerintahan Jokowi yang demokrasi. Tiada yang sempurna. Masukan-masukan ini akan dibawa langsung pada Bapak Presiden sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan beliau demi kepentingan rakyat nasional," katanya.

Dalam acara ini, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo memberikan sambutannya yang diwakilkan oleh Muh. Firda, asisten II bidang Ekonomi, Kesejahteraan dan Pembangunan Pemprov Sulsel.

Hasil Rembuk Daerah ini akan dirumuskan untuk dipertajam dalam Rembuk Nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta, 25 Oktober 2017. Pimpinan Kementerian/Lembaga akan dilibatkan di dalamnya.

Rumusan Rembuk Nasional akan disampaikan kepada Presiden Jokowi sebagai masukan untuk mempercepat pembangunan di segala bidang dalam masa sisa dua tahun pemerintahannya.
(zik)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
BPOM Bongkar Peredaran...
BPOM Bongkar Peredaran 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
Bertemu Panglima TNI,...
Bertemu Panglima TNI, Kapolri Ungkap Ada yang Ingin Pecah Belah Sinergitas TNI-Polri
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved