Kerjasama dengan FBI, KPK Kantongi Bukti Aliran Dana E-KTP ke Pejabat

Kamis, 05 Oktober 2017 - 18:58 WIB
Kerjasama dengan FBI,...
Kerjasama dengan FBI, KPK Kantongi Bukti Aliran Dana E-KTP ke Pejabat
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan menjalin kerjasama dengan Federal Bereau Of Investigation (FBI) Amerika Serikat untuk mengusut aliran dana terkait kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Dalam kerjasama itu KPK mengaku telah mengantongi sejumlah alat bukti adanya indikasi aliran dana korupsi e-KTP ke sejumlah pejabat Indonesia.

Dana yang diduga mengalir ke pejabat itu berasal dari Johanes Marliem, salah satu saksi kunci korupsi e-KTP yang ditemukan tewas di Amerika Serikat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan FBI dan akan terus berkoordinasi terkait pengumpulan bukti penanganan perkara ini (e-KTP). Sebagian bukti telah kita kantongi, "ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (5/10/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, Johanes Marliem sebelum ditemukan tewas, FBI pernah memeriksa Johanes terkait kepemilikan aset mewah dan tunggakan pajak di Amerika Serikat. Johanes Marliem adalah pelaksana pengerjaan software IT e-KTP.

Dia telah pindah kewarganegaraan Amerika Serikat. Di peradilan Amerika Serikat, Marliem mengatakan mendapat bayaran dari proyek e-KTP sebesar USD13 juta atau setara Rp130 miliar.

Pembayaran dengan rentang waktu Juli 2011-Maret 2014. Marliem juga mengatakan pernah memberikan uang serta jam mewah kepada sejumlah pejabat Indonesia. Informasi yang dihimpun, uang sebesar USD700 ribu dan arloji senilai USD 135 ribu.

Jam tangan mewah itu diduga diterima Ketua DPR Setya Novanto. Marliem juga mengaku memberikan uang sebesar USD 1 juta kepada pihak ketiga yang kalah dalam tender e-KTP.

Febri mengatakan, pihaknya belum bisa membeberi rinci bukti terkait kasus e-KTP yang diperoleh dari FBI. Dia hanya menegaskan ada indikasi kuat aliran dana ke sejumlah pejabat di Indonesia.

"Ini juga menegaskan bahwa proses penanganan perkara indikasi korupsi e-KTP masih terus berjalan dan kami berkomitmen untuk menuntaskan itu, "tegasnya.
(pur)
Berita Terkait
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi Pengadaan E-KTP Kemendagri
Dalami Kasus Korupsi...
Dalami Kasus Korupsi E-KTP, KPK Panggil Pegawai Kemendagri
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Berita Terkini
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Infografis
Muhammadiyah Pindahkan...
Muhammadiyah Pindahkan Dana dari BSI ke Dua Bank Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved