Senpi dan 21 Pistol Milik BNN Terekam X-Ray Bandara Bengkulu

Kamis, 05 Oktober 2017 - 07:21 WIB
Senpi dan 21 Pistol...
Senpi dan 21 Pistol Milik BNN Terekam X-Ray Bandara Bengkulu
A A A
BENGKULU - Lima pucuk senjata api laras panjang buatan rusia jenis Saiga-12CEXP-01, kaliber 18,3 MM ditemukan Petugas Bandara Fatmawati-Soekarno Bengkulu.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan 21 pistol softgun jenis CZ P-07, kaliber 22 MM. Kemudian, 42 buah sarung pistol 21 buah rompi anti peluru.

Penemuan tersebut setelah adanya hasil scan dari mesin pemeriksaan 'X-ray' oleh petugas Bandara Fatmawati-Soekarno Bengkulu, terhadap 10 dari 2 koli barang yang dikirim via salah satu maskapai pada Rabu 4 Oktober 2017.

Data terhimpun, 10 koli barang yang dipaket tersebut masuk ke terminal cargo Bandara Fatmawati dengan menggunakan jasa salah satu maskapai penerbangan.

Dimana paket tersebut dikirim oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Penemuan tersebut berdasarkan hasil scan mesin pemeriksaan X-ray Bandara Fatmawati. Saat ini, barang terlarang tersebut sudah diamankan aparat Korem 041 Garuda Emas (Gamas) Bengkulu.

Dikonfirmasi, Kasi Kesten Keselamatan Penerbangan Bandara Fatmawati-Soekarno Bengkulu, Wijayanti enggan berkomentar banyak soal penemuan diduga senpi tersebut.

''Silakan tanya sama Danrem," singkat Wijayanti, saat dihubungi via telepon.

Dihubungi terpisah, Kapenrem 041/Gamas Bengkulu, Mayor Inf David Suardi mengaku, belum mengetahui atas penemuan tersebut. ''Saya belum tahu. Saya lagi di sport center," kata David.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Bidang (Kabid) Berantas BNN Provinsi Bengkulu, AKBP Marlian Ansori mengatakan, senpi yang terekam X-Ray Bandara Fatmawati, milik BNN. Selain itu, kata Marlian, pengiriman itu dikirim secara resmi dengan didukung dokumen resmi.

"Surat dokumennya lengkap. Itu surat pengiriman secara resmi untuk BNN Bengkulu," kata Marlian.

Marlian menjelaskan, pengiriman senjata itu sesuai dengan kebutuhan personil di BNN Provinsi Bengkulu.

"Itu untuk pendukung tugas kita dalam rangka perang terhadap narkoba. Sebab selama ini kita belum dilengkapi senjata," pungkas Marlian.
(mhd)
Berita Terkait
BNN RI Musnahkan 1,1...
BNN RI Musnahkan 1,1 Ton Narkotika
Polres Tapanuli Utara...
Polres Tapanuli Utara Bekuk 2 DPO Badan Narkotika Nasional
BNN Gagalkan Penyelundupan...
BNN Gagalkan Penyelundupan Ratusan Paket Sabu
BNN Deteksi 91 dari...
BNN Deteksi 91 dari 1.150 Jenis Narkotika di Dunia Masuk Indonesia
Kepala BNN Bakal Pecat...
Kepala BNN Bakal Pecat Pegawai BNNK Asahan yang Terlibat Perampokan Bersenjata Api
Jaringan Narkoba Manfaatkan...
Jaringan Narkoba Manfaatkan Musibah Covid 19
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved